Pemeriksaan Kesehatan Rutin Siswa, 147 Pelajar Ikuti Tahap Awal
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Upaya meningkatkan kualitas kesehatan pelajar terus didorong Pemerintah Kota Balikpapan melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang telah dipersiapkan sejak beberapa hari sebelumnya ini diawali dengan seremoni pembukaan yang dihadiri oleh Wali Kota Balikpapan, didampingi Asisten III, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan lintas sektor sebagai bentuk sinergi dalam memastikan kesehatan peserta didik tetap terjaga. Setelah pembukaan, agenda dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa yang dilakukan secara bertahap.
Kepala SMP 27 Negeri Jamaludin, S.Pd., menjelaskan, bahwa pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 147 siswa dijadwalkan menjalani pemeriksaan. Untuk menjaga efektivitas dan ketertiban, pemeriksaan dilakukan secara bergiliran dengan sistem kelompok, di mana setiap sesi diikuti oleh 10 siswa yang masuk ke ruang pemeriksaan.
“Kami sudah menyiapkan kegiatan ini dengan matang sejak kemarin. Hari ini, insya Allah 147 siswa akan menjalani pemeriksaan secara bergiliran agar prosesnya berjalan tertib dan maksimal,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Pemeriksaan kesehatan ini meliputi pengecekan kondisi umum siswa sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kondisi Fisik Siswa
Jamaludin berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan di sekolah-sekolah, khususnya bagi siswa baru di tingkat kelas VII.
“Kami sangat berharap pemeriksaan kesehatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun. Terutama untuk siswa baru, agar sejak awal mereka sudah terpantau kondisi kesehatannya,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menilai bahwa perhatian terhadap kesehatan siswa merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda. Dengan kondisi fisik yang sehat, proses pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Program ini juga mendapat respons positif dari para siswa dan orang tua, yang menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat.
Selain memberikan rasa aman, pemeriksaan ini juga menjadi sarana edukasi penting tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak usia dini.
Ke depan, Pemkot Balikpapan melalui dinas terkait diharapkan terus memperluas cakupan program serupa, sehingga seluruh pelajar dapat merasakan manfaatnya secara merata.
Dengan langkah ini, kualitas pendidikan tidak hanya ditopang oleh aspek akademik, tetapi juga kesehatan sebagai fondasi utama.***
BACA JUGA
