Pemerintah Luncurkan Pelatihan Vokasi Gratis 2026: Kuota 70 Ribu Peserta, Ada Uang Saku & Sertifikat BNSP

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Peluncuran "Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026", di Jakarta, Jumat (27/2). ; Humas Kemenko Ekon
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Peluncuran "Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026", di Jakarta, Jumat (27/2). ; Humas Kemenko Ekon

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Pemerintah resmi meluncurkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sebagai langkah strategis mewujudkan visi “Indonesia Emas 2045”. Program yang diinisiasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini menyediakan 70.000 kuota pelatihan gratis sepanjang tahun untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja muda Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan ini tidak dipungut biaya dan dirancang untuk memperpendek jarak antara dunia pendidikan dengan lapangan kerja.

Skema Pelatihan: 3 Batch Sepanjang Tahun

Program ini akan dibagi ke dalam tiga tahap (batch) pelatihan dengan distribusi peserta sebagai berikut:

  • Total Kuota: ±70.000 peserta per tahun.
  • Distribusi: ±20.000 peserta per batch.
  • Lokasi: Dilaksanakan di 33 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) serta Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Syarat dan Cara Pendaftaran

Bagi lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat yang ingin meningkatkan keahlian (skilling, upskilling, reskilling), berikut syarat yang harus dipenuhi:

  1. Usia: Minimal 17 tahun.
  2. Pendidikan: Lulusan 3 tahun terakhir.
  3. Akun: Wajib memiliki akun SiapKerja.
  4. Pendaftaran: Diakses melalui portal resmi skillhub.kemnaker.go.id.

Keuntungan Bagi Peserta (Benefit)

Selain mendapatkan ilmu secara gratis, peserta yang lolos seleksi akan menerima berbagai fasilitas pendukung:

  • Uang Saku: Bantuan transportasi sebesar Rp20.000 per hari selama masa pelatihan.
  • Perlindungan: Iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
  • Sertifikasi: Sertifikat Pelatihan dan Sertifikat Kompetensi BNSP (diakui industri).
  • Fasilitas Asrama: Disediakan khusus untuk peserta luar kota pada jenis pelatihan tertentu.

Daftar Bidang Pelatihan Populer hingga Prioritas Presiden

Tersedia lebih dari 820 kelas dari 31 kejuruan yang diselenggarakan secara luring, daring, maupun hybrid. Bidang-bidangnya antara lain:

  • Teknologi & Digital: Keamanan Siber, Pemasaran Digital, TI.
  • Teknik & Energi: Instalasi Panel Surya, Kendaraan Listrik, Pengelasan (Welding), Otomotif.
  • Ekonomi Kreatif & Jasa: Barista, Memasak, Tata Busana, Perias Wajah, Pariwisata.
  • Pertanian: Smart Farming dan Budidaya Perikanan.
  • Program Prioritas: Pelatihan Koperasi Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menko Airlangga menekankan pentingnya prinsip demand driven, di mana kurikulum pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan nyata dunia industri.

“Program ini paralel dengan program magang. Tujuannya agar para pelajar SMA/SMK bisa mengikuti program yang memperpendek jarak antara pendidikan dengan lapangan kerja,” tutur Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/2/2026). ***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses