Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Udara AS-Israel
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Dunia internasional diguncang kabar besar pada Minggu (1/1/2026) pagi. Media pemerintah Iran resmi mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah tewas dalam gelombang serangan udara besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu kemarin.
Operasi militer yang diberi nama “Epic Fury” oleh Gedung Putih ini bertujuan untuk melakukan perubahan rezim (regime change) di Teheran. Citra satelit menunjukkan kompleks kediaman Khamenei yang sangat dijaga ketat mengalami kerusakan parah akibat hantaman rudal.
Konfirmasi Donald Trump: “Khamenei Telah Tiada”
Presiden AS Donald Trump mengumumkan kematian pria yang telah memimpin Iran sejak 1989 tersebut melalui unggahan di Truth Social. Trump menyebutkan bahwa teknologi intelijen dan sistem pelacakan canggih AS, bekerja sama dengan Israel, berhasil mengunci posisi sang pemimpin.
“Khamenei telah tewas. Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk mengambil kembali negara mereka,” tulis Trump. Ia juga mengeklaim bahwa banyak anggota IRGC dan pasukan keamanan Iran mulai kehilangan semangat tempur dan mencari suaka (imunitas).
Keluarga Khamenei Ikut Menjadi Korban
Laporan duka juga datang dari agensi berita Fars. Berdasarkan sumber dari rumah tangga pemimpin revolusi tersebut, putri, menantu, serta cucu perempuan Ali Khamenei dipastikan turut “syahid” dalam serangan Sabtu malam.
Selain menargetkan kepemimpinan politik, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa serangan tersebut juga berhasil menewaskan beberapa tokoh kunci di balik program nuklir Iran.
Iran Membalas: Pangkalan AS dan Wilayah Teluk Digempur
Teheran tidak tinggal diam. Garda Revolusi Iran (IRGC) langsung melancarkan serangan balasan menggunakan ratusan rudal dan drone yang menyasar:
- Markas Besar Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain.
- Kawasan pemukiman di Israel.
- Target di negara-negara Teluk, termasuk Hotel Fairmont di Dubai dan gedung pencakar langit di Bahrain.
Meskipun demikian, US Central Command (Centcom) mengklaim telah berhasil menghalau ratusan serangan tersebut tanpa ada korban jiwa dari pihak AS.
Dampak Kemanusiaan: 201 Orang Tewas
Data sementara dari media Iran melaporkan sedikitnya 201 orang tewas dan 747 orang luka-luka akibat serangan awal AS-Israel. Mirisnya, dilaporkan lebih dari 80 anak-anak menjadi korban dalam serangan yang mengenai sebuah sekolah.
Dunia di Ambang Perang Besar
Kematian Ali Khamenei menandai babak baru konflik Timur Tengah yang paling berbahaya dalam beberapa dekade terakhir. Dengan tewasnya figur sentral Iran, kini perhatian tertuju pada siapa yang akan mengambil alih kekuasaan: Dewan Pakar ataukah IRGC yang dikenal ultranervatif?
Indonesia, melalui pernyataan sebelumnya, telah menawarkan diri menjadi mediator, namun eskalasi yang terjadi pagi ini tampaknya membuat jalur diplomasi semakin sulit ditempuh./TG/WP
BACA JUGA
