Pemkot Ajukan 1.000 Formasi CPNS 2026

Kepala BKPSDM Kota Balikpapan Purnomo

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Sebanyak 12 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Balikpapan resmi memasuki masa pensiun per 1 Maret 2025. Kekosongan ini terutama terjadi di sektor pendidikan dan kesehatan.

Kepala BKPSDM Balikpapan, Purnomo, menegaskan regenerasi harus segera disiapkan.

“Untuk tahun 2026, kami mengajukan sekitar seribuan formasi. Prioritasnya tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan, sesuai kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Guru dan Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Formasi CPNS Balikpapan 2026

Menurut Purnomo, sebagian ASN yang pensiun telah mengabdi lebih dari 30 tahun. Jika tidak segera digantikan, beban kerja pegawai aktif bisa meningkat.

“Rata-rata mereka sudah mengabdi puluhan tahun. Regenerasi ini penting agar pelayanan publik tetap optimal,” katanya.

Formasi yang diusulkan meliputi guru kelas, guru mata pelajaran, bidan, dokter, perawat, analis kesehatan hingga tenaga teknis pendukung.

Sementara menunggu persetujuan pusat, Dinas Pendidikan melakukan penyesuaian internal.

“Untuk sekolah, sementara akan diatur melalui pembagian jam mengajar,” jelasnya.

Kapan CPNS Balikpapan 2026 Dibuka?

Terkait jadwal, Purnomo menyebut pengumuman formasi biasanya dilakukan pada pertengahan hingga akhir tahun.

“Kalau disetujui pusat, seleksi kemungkinan bisa dilaksanakan akhir 2026,” ungkapnya.

Ia berharap usulan formasi ASN Balikpapan tersebut dapat disetujui mengingat kebutuhan layanan publik yang terus meningkat, terlebih Balikpapan merupakan kota penyangga IKN.

“Kita ingin memastikan pelayanan pendidikan dan kesehatan tetap berjalan baik,” tegasnya.

Bagi warga Balikpapan yang menanti pembukaan CPNS 2026, peluang di sektor pendidikan dan tenaga kesehatan diperkirakan menjadi yang terbesar. Artinya, lulusan pendidikan keguruan, kebidanan, keperawatan hingga tenaga medis berpotensi memiliki kesempatan lebih luas dalam rekrutmen mendatang.

ASN Purna Tugas Terima Tali Asih

Dalam acara pelepasan, 10 dari 12 ASN yang pensiun hadir secara langsung. Dua lainnya berhalangan karena kondisi kesehatan.

“Setiap ASN yang memasuki masa purna tugas tetap kami lepas secara resmi sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka,” kata Purnomo.

Para pensiunan menerima tali asih dari Korpri Kota Balikpapan sebesar Rp7,5 juta per orang serta manfaat Tabungan Hari Tua dari PT Taspen.

“THT itu hak pegawai yang sudah dipersiapkan selama masa pengabdian,” tutupnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses