Pemprov Kaltim Salurkan Hibah Rp7,9 Miliar untuk Listrik dan Pembangunan di Mahulu

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyerahkan serangkaian bantuan hibah (foto : Pemprov)
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyerahkan serangkaian bantuan hibah (foto : Pemprov)

MAHAKAM ULU, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan. Dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Minggu (15/3/2026), Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyerahkan serangkaian bantuan hibah dan infrastruktur dengan nilai total mencapai miliaran rupiah.

Penyerahan bantuan yang berlangsung di Masjid Jami Baitul Muttaqin ini merupakan bagian dari strategi sinergi antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Mahulu untuk membedah keterisolasian wilayah pedalaman.

Pemerataan Akses Listrik: Jaringan 6,8 Kilometer

Salah satu poin utama dalam penyaluran bantuan ini adalah perluasan jaringan listrik bagi warga pedalaman. Pemerintah Provinsi menggelontorkan dana sebesar Rp7,65 miliar untuk membangun jaringan listrik sepanjang 6,8 kilometer.

Bantuan ini mencakup lima lokasi strategis di Kampung Ujoh Bilang dan Long Melaham. “Keberadaan listrik yang memadai adalah kunci kualitas hidup. Kami berharap dengan jaringan baru ini, usaha kecil dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa berkembang lebih pesat,” ujar Seno Aji.

Hibah Pembangunan dan Paket “Ramadan Bahagia”

Selain infrastruktur energi, Pemprov Kaltim juga menyalurkan:

  • Hibah Pembangunan 2026: Total senilai Rp324 juta yang diberikan kepada dua penerima manfaat di Mahakam Ulu guna mendukung fasilitas publik lokal.
  • Bantuan Sosial: Penyerahan 150 paket bantuan “Ramadan Bahagia” senilai Rp90 juta untuk keluarga mustahik di Mahulu.

Seno Aji menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial ini merupakan momentum memperkuat kepedulian di bulan suci sekaligus memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Sinergi Membangun Beranda Negara

Wagub menekankan bahwa Mahakam Ulu sebagai wilayah perbatasan memerlukan perhatian khusus. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi syarat mutlak agar program pembangunan tepat sasaran.

“Sinergi ini penting agar program benar-benar dirasakan manfaatnya, terutama di wilayah yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur dan akses layanan dasar yang besar,” pungkasnya. / Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses