Penutupan Ramadan Balikpapan Vaganza 129: Puluhan Anak Ramaikan Lomba Mewarnai di Taman Bekapai
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kawasan Taman Bekapai mendadak berubah menjadi kanvas raksasa penuh warna pada akhir pekan lalu. Puluhan anak dari berbagai usia berkumpul dengan antusias mengikuti lomba mewarnai yang menjadi agenda pamungkas dalam rangkaian perayaan Ramadan Balikpapan Vaganza 129.
Acara penutupan ini berlangsung hangat, mempertemukan semangat kreativitas generasi muda dengan kentalnya suasana silaturahmi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Ruang Ekspresi dan Edukasi Ramah Anak
Sejak pagi hari, para peserta cilik tampak asyik menorehkan krayon dan pensil warna pada gambar bertema Ramadan. Didampingi orang tua, anak-anak ini tidak hanya berlomba memperebutkan gelar juara, tetapi juga belajar mengekspresikan imajinasi mereka di ruang publik.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari visi pemerintah untuk menciptakan kota yang ramah anak sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
“Kami ingin memberikan pengalaman positif bagi anak-anak. Di sini mereka belajar berkompetisi secara sehat dan berani menampilkan karya. Ini penting untuk membangun karakter yang percaya diri,” ujar Ratih.
Taman Bekapai: Hub Kreativitas Warga
Penutupan Balikpapan Vaganza 129 membuktikan bahwa fasilitas publik seperti Taman Bekapai memiliki peran strategis sebagai wadah interaksi sosial. Selain lomba mewarnai, pemerintah juga terus mendorong pemanfaatan Gedung Creative Center sebagai pusat kolaborasi komunitas seni di Kota Minyak.
Inisiatif ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua. Banyak yang menilai lomba mewarnai ini sebagai hiburan edukatif yang efektif untuk mengisi waktu luang anak-anak dengan kegiatan positif di bulan suci.
Menuju Balikpapan Kota Kreatif
Ramadan Balikpapan Vaganza 129 ditutup dengan harapan besar. Melalui goresan warna-warni karya anak-anak, terselip pesan bahwa Balikpapan terus bertransformasi menjadi kota yang memberi ruang luas bagi mimpi-mimpi kecil untuk tumbuh menjadi karya besar.
Semangat kebersamaan yang terjalin selama acara ini diharapkan tetap terjaga, menjadikan Balikpapan bukan sekadar kota industri, tetapi juga rumah yang nyaman bagi pertumbuhan generasi kreatif dan berkarakter.
BACA JUGA
