Perahu Ketinting Tabrakan dengan Kapal LCT di Kukar, Korban Masih Dicari Tim SAR

Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal LCT di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara. (Foto: SAR Gabungan)

KUTAI KARTANEGARA, inibalikpapan.com — Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban kecelakaan perahu ketinting yang tertabrak kapal LCT di perairan Sungai Belayan, Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang menjadi korban. Satu korban berinisial I (21) berhasil selamat, sementara korban lainnya berinisial A (58) hingga kini belum ditemukan.

Operasi pencarian memasuki hari kedua pada Rabu (14/1/2026). Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan tiba di lokasi sekitar pukul 12.34 Wita dan langsung berkoordinasi dengan unsur SAR di lapangan. Pencarian kemudian dilakukan dengan menyisir area sungai sejauh kurang lebih tiga kilometer dari titik kejadian menggunakan rubber boat.

Namun hingga pukul 17.30 Wita, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel, Tim SAR Gabungan memutuskan menghentikan sementara pencarian dan berposko di Dermaga Penyeberangan Desa Pulau Pinang. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan kembali keesokan harinya.

Komandan Tim SAR, Nur Ngalim, menyebutkan sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan selama proses pencarian berlangsung.

“Kondisi arus sungai yang cukup kuat, akses menuju lokasi yang terhambat banjir, serta potensi ancaman binatang buas seperti buaya menjadi tantangan dalam pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kutai Kartanegara, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, relawan, ERT PT Bayan Resources, relawan gabungan, hingga masyarakat setempat. Selama pencarian berlangsung, kondisi cuaca terpantau berawan.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus bersiap melanjutkan pencarian dengan harapan korban segera ditemukan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses