Perajin Miniatur MotoGP Asal Balikpapan Tembus Ekspor ke 23 Negara
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com –
Berawal dari hobi dan keterbatasan dana, Tiar Hermawan (35), warga Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil mengukir prestasi di kancah internasional sebagai perajin miniatur MotoGP. Karya-karya miniaturnya kini telah diekspor ke 23 negara, termasuk Amerika Serikat dan sejumlah negara di Eropa.
Tiar mulai menekuni kerajinan ini sejak 2015, dengan fokus pada pembuatan miniatur helm dan figur pembalap MotoGP. Ketelitian dan detail tinggi dalam setiap produk membuatnya dilirik oleh para kolektor mancanegara.
“Awalnya hanya untuk pesanan lokal, tapi sejak 2015 mulai ada permintaan dari Malaysia, lalu merambah ke Eropa dan Amerika,” ungkap Tiar saat ditemui di workshop miliknya, Kamis (1/5/2025).
Kecintaan Tiar terhadap dunia MotoGP telah tumbuh sejak kecil. Namun, keterbatasan biaya membuatnya hanya mampu mengoleksi miniatur kelas menengah. Ketidakpuasan itu mendorongnya untuk mencoba membuat sendiri.
Bermodalkan ketekunan dan referensi dari komunitas daring, Tiar mulai merakit dari bahan resin konvensional. Seiring waktu, ia beralih ke teknologi pencetakan 3D untuk meningkatkan kualitas produksi. Kini, ia mampu memproduksi hingga 12 unit helm skala 1:12 per hari, serta figur pembalap dengan tingkat presisi tinggi.
Pasarkan Lewat Media Sosial Tanpa Iklan Berbayar
Menariknya, Tiar tidak menggunakan iklan berbayar untuk promosi. Ia memanfaatkan media sosial secara maksimal dengan konten visual dan penggunaan hashtag yang tepat untuk menjangkau pasar luar negeri.
“Saya buat konten visual yang kuat dan konsisten di media sosial. Banyak pembeli luar negeri tertarik lewat itu,” ujarnya.
Harga produk bervariasi tergantung kompleksitas. Untuk pasar lokal, helm dijual mulai Rp260.000 hingga Rp360.000, sementara figur pembalap untuk pasar internasional bisa mencapai Rp25 juta, terutama untuk edisi langka atau pesanan khusus.
Kombinasi Produksi Siap Stok dan Pesanan Khusus
Tiar mengadopsi sistem produksi ready stock untuk fleksibilitas, namun tetap menerima pesanan khusus, seperti replika helm legendaris Valentino Rossi edisi 2004.
Beberapa karyanya yang paling diminati adalah figur pembalap seperti Mick Doohan dan Rossi. Proses pengerjaan satu figur setinggi 13 cm membutuhkan waktu hingga sembilan jam, sedangkan helm hanya sekitar 20 menit ditambah waktu pengeringan.
Pemerintah Kota Balikpapan turut memberikan apresiasi atas prestasi Tiar sebagai pelaku UMKM kreatif. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Balikpapan, Ahmad Syafran, menyebutkan karya Tiar sebagai contoh nyata bahwa industri kreatif bisa berkembang meskipun dimulai dari rumah.
“Ini bukti bahwa industri kreatif bisa berkembang meski berawal dari rumah, jika dikelola dengan inovasi,” ujarnya.
Ke depan, Tiar berencana membuka workshop pelatihan bagi generasi muda di Balikpapan agar tertarik terjun ke industri miniature custom.
“Selama masih ada peminat, saya akan terus berkarya. Prinsip saya, yang penting pembeli puas,” pungkasnya.***
BACA JUGA

share lokasiNya.
boleh dishare lokasiNya.