Peran Pemuda Jadi Kunci Penggerak Pariwisata Kota Balikpapan

Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Peran pemuda dinilai semakin strategis dalam menggerakkan sektor pariwisata di Kota Balikpapan, khususnya melalui pemanfaatan media digital dan penguatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, saat membahas program pengembangan kepemudaan dan pariwisata tahun 2026.

Ratih menuturkan, keterlibatan pemuda dalam sektor pariwisata kini semakin nyata, terutama melalui aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta peran sebagai konten kreator. Banyak pemuda yang aktif mempromosikan destinasi wisata, produk lokal, hingga kegiatan berbasis komunitas melalui platform digital.

“Pemuda hari ini punya keunggulan dalam kreativitas dan penguasaan teknologi. Mereka mampu mempromosikan pariwisata dan produk UMKM secara luas melalui media sosial dan konten digital. Ini menjadi potensi besar yang perlu kita perkuat,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Menurut Ratih, untuk memaksimalkan potensi tersebut, diperlukan penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, sejumlah program pelatihan yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 akan kembali dijalankan dan dikembangkan pada tahun 2026.

“Di sektor ekonomi kreatif terdapat 17 subsektor. Apa yang belum tersentuh pada tahun sebelumnya akan kita agendakan penguatannya di tahun 2026,” jelasnya.

Pelatihan Digital Marketing

Beberapa pelatihan yang menjadi prioritas antara lain pelatihan digital marketing, branding produk, serta strategi promosi yang efektif. Selain itu, Disporapar juga menyiapkan pelatihan kewirausahaan praktis, seperti pelatihan pembuatan kue, yang dinilai mudah diterapkan dan berpotensi membuka lapangan kerja baru.

“Pelatihan ini sederhana, tapi dampaknya besar. Dari keterampilan dasar, pemuda bisa membangun usaha mandiri dan meningkatkan perekonomian keluarga,” tambah Ratih.

Tak hanya aspek ekonomi, penguatan karakter dan kepemimpinan pemuda juga menjadi perhatian. Disporapar berencana menggelar talkshow dan pelatihan kepemimpinan dengan menghadirkan narasumber inspiratif guna meningkatkan kesadaran pemuda dalam berperan aktif di komunitas dan lingkungan sosialnya.

Ratih menilai, potensi pemuda di sektor pariwisata Balikpapan sangat besar, terutama dalam mengembangkan wisata berbasis alam, budaya, dan kreativitas lokal. Dengan pembekalan yang tepat, pemuda diharapkan mampu menjadi motor penggerak pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.

“Pemuda bukan hanya penonton, tetapi pelaku utama pembangunan pariwisata. Dengan semangat, kreativitas, dan cinta terhadap daerah, mereka bisa membawa Balikpapan semakin dikenal luas,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses