Perbaikan Pipa Utama di Jl Soekarno-Hatta, Distribusi Air IPA Km 8 Balikpapan Terganggu Sementara

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Balikpapan akan melakukan pengonekan jalur pipa distribusi utama (JDU) berdiameter 600 milimeter di Jalan Soekarno-Hatta Km 5,5, tepatnya pada segmen jembatan setelah Perumahan Bhumi Nirwana.

Pekerjaan dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026, dengan estimasi waktu pengerjaan selama 2×24 jam. Selama proses perbaikan, aliran air dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Km 8 dipastikan akan mengalami gangguan sementara.

Gangguan distribusi air tersebut berdampak pada sejumlah wilayah, di antaranya sepanjang Jalan Soekarno-Hatta dari Km 8 hingga Rapak, Jalan MT Haryono (area Rumah Sakit Umum), RSS Damai III, Perum Kopri, Perum PT HER Mandiri, Komplek Perusda, hingga kawasan Bumi Sepinggan Baru dan PLN Spala.

Selain itu, wilayah lain yang turut terdampak meliputi Villa Damai Indah, Perum Depsos Ringroad, sepanjang Jalan Syarifuddin Yoes, Perumahan WIKA, sebagian Daun Village, Komplek Pemda BB, Boster AMD Sungai Ampal, Perum H. Ruslan Gunung Guntur, Perum Pelabuhan Gunung Guntur, serta kawasan Gunung SMD Strat I sampai Strat VI.

Gangguan juga menjangkau Jalan Patimura, Kampung Timur, Wonorejo, Sumber Rejo, Karang Rejo hingga Gang Buntu, Gang Rohani, Km 08–09, Komplek AD, Komplek Klaus Reppe, Komplek Bangun Reksa, Perumahan PDAM, Graha Indah, Bhumi Nirwana Indah, Adi Guna Unggul, Mandastana, Batu Ampar Lestari, Ramayana, Jalan Brantas, Komplek Perumnas, Jalan Telindung, Jalan Padat Karya, Inpres I sampai IV, Perum Somber, Jalan Gunung Satu, Gunung Empat, Gunung Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kampung Baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jalan Borobudur, Kampung Baru Ilir, hingga Gunung Polisi.

Manajemen PTMB mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menampung air secukupnya sebagai langkah antisipasi selama pekerjaan berlangsung. Pihak PDAM juga menyatakan akan berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar distribusi air dapat kembali normal.

“Pekerjaan dilakukan demi meningkatkan keandalan sistem distribusi air bersih kepada pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” demikian keterangan PDAM.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses