Perluas Layanan Pajak dengan Mobil Keliling, Dekatkan Pelayanan hingga ke Permukiman

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) terus menunjukkan komitmen dalam membenahi sistem pelayanan perpajakan. Dengan pendekatan inovatif, BPPDRD kini mengandalkan mobil pajak keliling sebagai sarana utama untuk memangkas jarak dan waktu pelayanan bagi masyarakat.

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan, Idham, mengatakan transformasi ini menjadi bagian dari upaya serius lembaganya dalam membangun budaya taat pajak. Pemerintah, kata dia, berupaya menghadirkan akses layanan yang mudah dijangkau oleh semua kalangan, sekaligus menghapus stigma rumitnya membayar pajak.

“Kami ingin menghapus anggapan bayar pajak itu rumit. Sekarang cukup datang ke mobil layanan kami, semua bisa selesai dalam satu kunjungan. Kami juga ada layanan online di aplikasi Kontengan, sehingga pembayaran bisa dilakukan langsung lewat handphone,” ujarnya, Sabtu (26/07/2025).

Jemput Bola ke Permukiman

Mobil layanan pajak ini menyasar kawasan permukiman dan fasilitas publik yang selama ini belum terjangkau maksimal oleh layanan pajak konvensional. Masyarakat dapat langsung membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tanpa perlu jauh-jauh datang ke kantor pajak.

Petugas yang ditugaskan di mobil keliling tidak hanya membuka loket pembayaran, tetapi juga membantu proses administrasi, menjawab pertanyaan warga, hingga memberikan penyuluhan langsung mengenai manfaat pajak daerah.

“Kami tidak hanya membuka loket, tapi juga membuka pemahaman. Kami ingin masyarakat tahu bahwa pajak yang mereka bayarkan kembali dalam bentuk pembangunan kota ini,” jelas Idham.

Sinergi dengan Pemprov Kaltim

Tidak berhenti di PBB, mobil pajak keliling juga menghadirkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) melalui kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Timur.

“Biasanya ada saja warga yang menunda bayar pajak karena lokasinya jauh dan prosesnya bikin malas. Tapi sekarang, petugas datang langsung ke komplek, dan prosesnya cepat. Mereka bisa selesaikan pajak sekaligus urusan balik nama kendaraan,” tambahnya.

Dampak Positif dan Rencana Jangka Panjang

Data internal BPPDRD menunjukkan peningkatan transaksi harian setiap kali mobil layanan beroperasi di kawasan padat penduduk. Program ini terbukti mampu menekan angka keterlambatan pembayaran pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Idham menegaskan bahwa layanan ini bukan program sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang digitalisasi dan desentralisasi layanan pajak.

“Kami akan terus memperluas jangkauan ke titik-titik strategis, termasuk pasar tradisional, kawasan industri, hingga daerah pinggiran. Kami ingin menunjukkan bahwa layanan pajak bisa modern, cepat, dan dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses