Persiba Balikpapan Kembali Berlatih di Tengah Ancaman Degradasi, Leonard Tupamahu Hadapi 6 Laga “Neraka”

Skuat Persiba Balikpapan kembali berlatih usai libur lebaran (foto : Oficial Persiba Balikpapan)
Skuat Persiba Balikpapan kembali berlatih usai libur lebaran (foto : Oficial Persiba Balikpapan)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Skuad Persiba Balikpapan resmi mengakhiri jatah libur Lebaran dan kembali menggenjot persiapan di lapangan hijau, Senin (23/3/2026).

Di bawah komando pelatih kepala Leonard Tupamahu, tim Selicin Minyak mengusung misi mustahil untuk menyelamatkan diri dari ancaman jurang degradasi ke kasta ketiga (Liga Nusantara).

Melalui unggahan akun Instagram resmi klub, manajemen menegaskan fokus penuh para pemain dengan waktu yang singkat: “Back to work”. Namun, pekerjaan rumah yang menanti Leonard Tupamahu teramat berat.

Posisi Klasemen: Kritis di Peringkat ke-8

Hingga pekan ke-21 Championship 2025/2026 Grup 2, posisi Persiba Balikpapan berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Tertahan di peringkat ke-8 dengan koleksi 17 poin, selisih angka dengan Persiku Kudus di posisi ke-7 kini melebar menjadi 5 poin.

Jika performa tim tidak segera meroket dalam putaran ketiga ini, nasib Tim Selicin Minyak untuk tetap bertahan di kasta kedua nasional berada di ujung tanduk.

Jadwal “Neraka”: Lawan Penghuni Papan Atas

Langkah Persiba untuk mendulang poin di enam laga sisa diprediksi akan menemui jalan terjal. Pasalnya, lawan-lawan yang menanti adalah penghuni peringkat satu hingga lima klasemen. Berikut adalah jadwal hidup-mati Persiba Balikpapan:

  1. 28 Maret: vs Persela Lamongan (Tandang)
  2. 04 April: vs Persipura Jayapura (Kandang)
  3. 12 April: vs Kendal Tornado FC (Tandang)
  4. 18 April: vs Barito Putera (Tandang)
  5. 26 April: vs PSS Sleman (Kandang)
  6. 02 Mei: vs Deltras FC (Tandang)

Dari enam pertandingan tersebut, Persiba hanya menyisakan dua laga kandang, yakni saat menjamu Persipura Jayapura dan sang pemuncak klasemen, PSS Sleman. Selebihnya, Beckham dkk harus berjuang mencuri poin di markas lawan.

Misi Penyelamatan Beruang Madu

Leonard Tupamahu dituntut mampu membangkitkan mentalitas bertanding anak asuhnya dalam waktu singkat. Laga perdana pasca-Lebaran melawan Persela Lamongan pada 28 Maret mendatang akan menjadi indikator awal, apakah Persiba masih memiliki “napas” untuk bertahan atau justru semakin terbenam menuju Liga Nusantara.

Dukungan suporter di dua laga kandang sisa diharapkan menjadi suntikan moral tambahan agar Persiba tidak kehilangan tempatnya di kasta kedua sepak bola Indonesia musim depan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses