PLN Kaltimra Turun Langsung Monitor Keandalan Listrik 24 Jam

Gardu Induk (GI) Talisayan yang dibangun PLN UIP Kalimantan Bagian Timur menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Gardu Induk (GI) Talisayan yang dibangun PLN UIP Kalimantan Bagian Timur menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem kelistrikan guna menjaga keandalan pasokan listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (foto : PLN)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Menjamin seluruh pelosok Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tetap terang di Hari Kemenangan, jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) melakukan aksi monitoring langsung di lapangan.

Langkah ini diambil untuk memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan teknis, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri 1447 H dengan nyaman tanpa kendala kelistrikan.

Instruksi Manajemen: Respons Cepat Adalah Prioritas

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa pengawasan operasional selama masa Siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) dilakukan secara berlapis. Monitoring tidak hanya dilakukan melalui sistem digital dari pusat kontrol, tetapi juga dengan peninjauan fisik ke posko-posko strategis.

“Kami melakukan monitoring langsung untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, hingga skenario cadangan jika terjadi kendala. Fokus kami adalah respons cepat; setiap gangguan harus ditangani dalam waktu sesingkat mungkin agar aktivitas ibadah dan silaturahmi warga tidak terganggu,” ujar Chaliq, Sabtu (21/3/2026).

Sistem Pengawasan Berlapis di 161 Lokasi Prioritas

PLN UID Kaltimra menerapkan sistem koordinasi intensif untuk mengawal 161 lokasi prioritas, yang mencakup masjid besar, pusat transportasi, hingga fasilitas publik.

  • Monitoring Real-Time: Jajaran manajemen memantau beban kelistrikan secara real-time guna mengantisipasi lonjakan pemakaian.
  • Kesiagaan Alat: Memastikan unit gardu bergerak (UGB), kabel bergerak (UKB), dan genset darurat dalam kondisi standby di titik-titik vital.
  • Personel Reaksi Cepat: Sebanyak 1.210 personel yang tersebar di 95 posko siaga telah dibekali standar operasional prosedur (SOP) percepatan pemulihan jika terjadi gangguan cuaca atau teknis.

Dedikasi Tanpa Henti di Hari Raya

Aksi monitoring langsung ini juga menjadi bentuk dukungan moril manajemen bagi para petugas yang tetap berdinas di saat warga lainnya berkumpul bersama keluarga.

“Dedikasi rekan-rekan di lapangan adalah kunci. Saat masyarakat menikmati hidangan Lebaran, petugas kami tetap siaga memastikan pasokan energi tetap mengalir. Kami hadir untuk mendampingi mereka dan memastikan layanan kelistrikan tetap responsif,” pungkas Chaliq.

Hingga saat ini, sistem kelistrikan di Kaltim dan Kaltara terpantau dalam kondisi aman dan surplus, memberikan ketenangan bagi jutaan pelanggan dalam merayakan hari raya. ***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses