PLN Pastikan Listrik Huntara Aceh Tamiang Menyala, 600 Unit Siap Dihuni

PLN Pastikan Listrik Huntara Aceh Tamiang Menyala
Petugas PLN memasang jaringan listrik di kawasan Huntara Aceh Tamiang untuk memastikan hunian dan fasilitas umum siap dialiri listrik. Foto: PT PLN

ACEH, inibalikpapan.com, – Pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang terus dikebut. PT PLN (Persero) memastikan seluruh unit huntara yang telah berdiri sudah tersambung listrik, termasuk fasilitas umum di kawasan tersebut.

Bagi warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, listrik bukan sekadar fasilitas. Ia menjadi tanda bahwa kehidupan perlahan kembali normal. PT PLN (Persero) memastikan seluruh unit Huntara yang telah dibangun sudah teraliri listrik, termasuk penerangan fasilitas umum di kawasan hunian.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan listrik menjadi kebutuhan dasar agar warga bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

“Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya sudah tersedia dan langsung menyala. Masyarakat bisa segera menempatinya,” ujar Darmawan dalam keterangan, Jumat (2/1/2026).

Banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh Tamiang sebelumnya memaksa ratusan keluarga hidup dalam kondisi serba terbatas. Tanpa rumah tetap, tanpa listrik, dan jauh dari aktivitas normal.

Kini, Huntara menjadi titik balik. Selain hunian, kebutuhan dasar lain seperti air bersih, sanitasi, dan layanan kesehatan juga disiapkan agar warga tidak kembali ke kondisi darurat.

600 Unit Diserahkan Januari 2026

Pembangunan Huntara ini merupakan hasil sinergi Danantara Indonesia, BUMN, kementerian terkait, dan pemerintah daerah. Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi progres pembangunan yang dinilainya berjalan cepat dan solid.

Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan diserahkan kepada Pemda Aceh Tamiang pada 8 Januari 2026, sebelum ditempati warga terdampak.

“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian dengan cepat. Semua pihak bekerja dengan gemilang,” kata Prabowo.

Target Tercapai, Pemulihan Terus Dikebut

Sementara itu, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyebut capaian pembangunan Huntara di Aceh Tamiang sesuai target yang ditetapkan sejak awal. Meski kondisi lapangan tidak mudah, seluruh pihak dinilai bekerja maksimal.

Menurut Rosan, Huntara bukan hanya solusi sementara, melainkan jembatan menuju hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas bangunan dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama.

Secara nasional, Danantara menargetkan pembangunan 15.000 unit Huntara dalam tiga bulan ke depan. Pembangunan tersebut tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

PLN bersama Danantara juga turun langsung memantau pembangunan di lapangan. Darmawan menegaskan, listrik yang stabil di kawasan Huntara diharapkan bisa mengembalikan rasa aman dan kenyamanan warga pascabencana.

“Anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman, keluarga beraktivitas dengan layak. Ini komitmen kami untuk terus hadir bersama masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses