Polda Kaltim Perketat Pengamanan Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Rumah Kosong

Satuan Brimob Polda Kaltim menggelar patroli untuk menekan potensi kejahatan, terutama maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polda Kalimantan Timur meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya kejahatan jalanan dan pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kaltim, Jamaluddin Farti, menyampaikan bahwa langkah antisipatif telah disiapkan untuk menekan angka kriminalitas menjelang Lebaran. Peningkatan aktivitas masyarakat di ruang publik dinilai menjadi faktor utama meningkatnya potensi kejahatan.

“Kami mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan jalanan, terutama di titik-titik keramaian seperti pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan area publik lainnya,” ujarnya.

Jenis kejahatan yang diwaspadai meliputi pencopetan, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga tindak kekerasan seperti penganiayaan. Selain itu, peredaran minuman keras juga dinilai berpotensi memicu gangguan kamtibmas selama periode menjelang hari raya.

Selain fokus di pusat keramaian, pengamanan juga diarahkan ke kawasan permukiman. Rumah yang ditinggal pemiliknya untuk mudik dinilai rentan menjadi sasaran tindak kriminal.

“Patroli kami intensifkan, khususnya di kawasan perumahan. Ini penting untuk mencegah aksi pencurian rumah kosong,” jelas Jamaluddin.

Upaya ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang bertujuan menjaga kelancaran arus mudik dan balik sekaligus memastikan stabilitas kamtibmas.

Sebelumnya, Polda Kaltim juga telah menggelar Operasi Pekat Mahakam 2026 selama bulan Ramadan. Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengungkap 272 kasus dengan total 305 tersangka diamankan.

Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, seperti memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan, mengunci pintu dan jendela, serta berkoordinasi dengan tetangga maupun petugas keamanan setempat.

Dengan penguatan langkah preventif dan represif ini, diharapkan situasi kamtibmas di Kalimantan Timur tetap kondusif. Sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses