Prabowo: Demo Berujung Rusuh Dikendalikan Kekuatan Asing, Saya Punya Bukti

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada pihak-pihak agar tidak merusak bangsa. (Suara.com/Novian)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan tidak murni menyampaikan aspirasi, melainkan berada dalam kendali kekuatan asing yang ingin mencelakakan bangsa dan negara.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (22/2/2026).

Prabowo mengingatkan agar perbedaan sikap politik tidak dijadikan alasan untuk merusak persatuan nasional. “Ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa. Jadi begini kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo silahkan 2029 bertarung,” kata Prabowo, dikutip dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.

Menurut Prabowo, aksi unjuk rasa saat ini kerap tidak berhenti pada penyampaian pendapat, melainkan diarahkan untuk memicu kekacauan. “Sedikit-sedikit mau demo. Demo boleh, tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan,” kata Prabowo.

Ia menegaskan bahwa kerusuhan berdampak langsung pada stabilitas negara dan masuk dalam ranah pidana Meski demikian, Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang penyampaian aspirasi, selama dilakukan secara tertib dan konstruktif.

“Kalau demo silahkan, tapi bagaimana mau demo, kamu 5 ribu kali demo tidak akan ada satu pabrik yang dibuka,” kata Prabowo.

Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa kelompok yang sengaja memicu kerusuhan berada di bawah pengaruh pihak luar.

“Jadi kelompok-kelompok ini sadar atau tidak sadar saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing. Yakin saya, yakin saya, dan saya punya bukti. Dan saya menghimbau mereka. Hai warga negara Indonesia, apakah kau tidak kasihan sama rakyatmu,” kata Prabowo.

Prabowo kembali mengajak seluruh elemen bangsa menjaga stabilitas nasional dan menyalurkan perbedaan pandangan melalui jalur demokrasi yang sah, termasuk dalam kontestasi politik pada Pemilu 2029 mendatang.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses