Prabowo Target Pertumbuhan Ekonomi Nasional Delapan Persen, Gubernur Yakin Kaltim Bisa Berkontribusi Besar
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen yang dari Presiden RI Prabowo Subianto mendapat sambutan optimistis oleh pemerintah daerah, termasuk Kalimantan Timur.
Pemprov menilai Kaltim memiliki modal strategis yang tidak banyak daerah lain miliki, terutama keberadaan Balikpapan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Posisi ini membuka peluang arus investasi yang lebih besar, mempercepat perputaran ekonomi, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan itu saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Kaltim 2026 di Ruang Mahakam, Mapolda Kaltim, Balikpapan, Rabu (18/2/2026).
Rudy kemudian mengapresiasi kerja Polda Kaltim dan jajaran yang ia nilai berhasil menjaga kamtibmas dan menjaga iklim investasi di Kaltim tetap baik.
“Luar biasa Pak Kapolda. Kami bangga atas kinerja Polda Kaltim dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Semoga Kalimantan Timur senantiasa terpelihara kondusivitasnya,” ujarnya.
Menurut Rudy, keamanan daerah bukan agenda rutin, melainkan fondasi pembangunan. Kaltim saat ini memegang peran strategis sebagai pintu gerbang ekonomi regional Kalimantan sekaligus daerah penyangga utama IKN. Tanpa situasi yang kondusif, arus investasi dan percepatan proyek bisa terhambat.
“Kaltim siap mendukung penuh target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Ini menjadi momentum penting untuk membawa Indonesia melangkah lebih cepat menuju kemajuan,” tegasnya.
Rudy bilang, target 8 persen yang Presiden Prabowo Subianto canangkan sebagai langkah awal menuju Indonesia sebagai negara maju.
Sementara itu, Kapolda Kaltim Endar Priantoro menjelaskan Rapim 2026 bertujuan menjabarkan hasil Rapim Polri agar kebijakan strategis dapat diterjemahkan hingga ke tingkat satuan terkecil.
“Rapim ini berfungsi sebagai jembatan strategis kebijakan dari pusat ke kewilayahan, sekaligus momentum untuk mengubah kebijakan strategis menjadi tindakan nyata,” ujarnya.
Kata Endar, sinergi antara Pemprov Kaltim dan Polda Kaltim krusial, terutama dalam mengawal pembangunan IKN dan menjaga iklim investasi tetap kondusif.***
BACA JUGA
