Prakiraan Cuaca Kaltim 19 Januari 2026: Hujan Petir di Samarinda-Tenggarong, Balikpapan Angin Kencang

Kota Balikpapan /Jo/IST
Kota Balikpapan /

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Cuaca ekstrem membayangi wilayah Kalimantan Timur pada awal pekan, Senin (19/1/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diprediksi akan melanda koridor utama Samarinda, Tenggarong, hingga Balikpapan pada siang hari.

Kondisi atmosfer di Bumi Etam terpantau labil akibat pengaruh tidak langsung Siklon Tropis Nokaen di utara Sulawesi, yang memicu pertumbuhan awan Cumulonimbus secara masif.

Samarinda dan Kutai Kartanegara Siaga Siang Hari

Wilayah ibu kota provinsi dan sekitarnya diprediksi akan mengalami perubahan cuaca drastis. Setelah pagi yang cerah berawan, awan gelap diprediksi akan menutup langit mulai tengah hari.

  • Samarinda & Tenggarong: Potensi hujan petir dan angin kencang berdurasi singkat namun intens. Warga diimbau waspada terhadap risiko pohon tumbang dan papan reklame yang rapuh.
  • Mahakam Ulu (Ujoh Bilang): Hujan sedang hingga lebat diprediksi bertahan hingga dini hari, meningkatkan risiko kabut tebal di sepanjang jalur sungai.

Pesisir Balikpapan: Gelombang Mulai Meningkat

Bagi masyarakat di wilayah pesisir dan pengguna jasa transportasi laut, BMKG mengingatkan adanya peningkatan tinggi gelombang di Selat Makassar bagian utara yang mencapai 1.5 meter.

  • Balikpapan: Diprediksi diguyur hujan ringan hingga sedang pada siang hari. Kelembapan tinggi hingga 100% pada malam hari berpotensi memicu kabut yang mengurangi jarak pandang.
  • Bontang & Berau: Cenderung lebih stabil dengan kondisi berawan, namun hujan lokal tetap berpotensi terjadi pada malam hari di Tanjung Redeb.

Dampak Siklon Nokaen terhadap Operasi Udara

Meskipun pusat siklon berada di utara Sulawesi, dampaknya terasa pada pola angin di wilayah Kalimantan Timur bagian timur. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi penerbangan lokal dan operasi udara lainnya, termasuk pemantauan wilayah yang membutuhkan visibilitas tinggi.

Suhu udara hari ini diperkirakan berkisar antara 24°C hingga 33°C. Kelembapan yang sangat tinggi di wilayah hulu Mahakam (Kutai Barat dan Mahulu) menuntut kewaspadaan ekstra bagi nakhoda kapal sungai terhadap ancaman blind spot akibat kabut pagi. / BMKG

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses