Presiden Prabowo Perintahkan Percepatan Hunian Korban Bencana dan Insentif Libur Akhir Tahun
HAMBALANG, Inibalikpapan.com — Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih ke kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (14/12/2025), usai melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet (Sekkab) Letkol Teddy Indra Wijaya melalui unggahan di akun Instagram resminya, Minggu 14 Desember 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan tegas terkait percepatan penanganan bencana sekaligus kesiapan pemerintah menghadapi momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.
Terkait penanganan bencana, Presiden Prabowo menekankan dua poin utama yang harus segera dilaksanakan. Pertama, percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi seluruh warga terdampak bencana di Sumatra. Presiden menginginkan proses pembangunan dilakukan secepat mungkin agar masyarakat dapat segera tinggal di tempat yang layak dan aman.
Kedua, Presiden memerintahkan penambahan maksimal alat berat, truk air minum, persediaan air bersih, serta toilet portable, terutama di wilayah yang terdampak paling parah.
Presiden secara khusus meminta Menteri Pekerjaan Umum untuk memastikan seluruh pengungsi memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar tersebut tanpa kendala.
Selain penanganan bencana, rapat juga membahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur akhir tahun.
Presiden menyoroti stabilitas ketahanan pangan dan harga kebutuhan pokok, serta memantau perkembangan terkini perekonomian nasional, termasuk sektor bea cukai dan perpajakan.
Presiden Prabowo juga mengarahkan agar pemerintah menyiapkan insentif bagi sejumlah sektor strategis guna mendukung kelancaran liburan akhir tahun.
Insentif tersebut mencakup pengurangan harga secara signifikan pada tarif jalan tol, tiket pesawat, kereta api, kapal laut, serta berbagai fasilitas publik lainnya.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat, memperlancar mobilitas selama libur Nataru, sekaligus mendorong pergerakan ekonomi nasional di penghujung tahun 2025.
BACA JUGA
