Puluhan Kasus Campak Ditemukan di Balikpapan, DKK Percepat Imunisasi Anak

Puluhan Kasus Campak Ditemukan di Balikpapan, DKK Percepat Imunisasi Anak
Kepala DKK Balikpapan, Alwiati.

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Campak di Balikpapan mulai terdeteksi di sejumlah wilayah dengan jumlah kasus mencapai puluhan. Meski belum tergolong wabah, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan kini mempercepat program imunisasi anak untuk mencegah penyebaran penyakit menular tersebut.

Kepala DKK Balikpapan Alwiati mengatakan pihaknya menerima peringatan dari Kementerian Kesehatan terkait peningkatan kasus campak di beberapa daerah di Indonesia.
Balikpapan sebagai kota dengan mobilitas penduduk tinggi dinilai memiliki risiko lebih besar terhadap masuknya penyakit menular dari luar daerah.

“Secara umum kondisi kesehatan masyarakat selama Ramadan masih terkendali. Tapi kita tetap harus waspada karena ada laporan peningkatan kasus campak di beberapa wilayah,” ujar Alwiati.

Data DKK menunjukkan kasus campak sudah ditemukan di beberapa titik di Balikpapan. Hingga saat ini jumlahnya masih di kisaran puluhan kasus dan belum mencapai ratusan.

Meski jumlahnya belum besar, DKK menilai setiap kasus harus ditangani secara serius agar tidak berkembang menjadi penularan lebih luas.

“Walaupun jumlahnya belum besar, langkah antisipasi harus segera dilakukan supaya tidak meluas,” jelasnya.

Kejar Imunisasi Anak Dipercepat

Sebagai langkah pengendalian, DKK kini menggencarkan program kejar imunisasi bagi anak-anak yang belum melengkapi vaksinasi dasar.

Program ini menyasar anak yang: belum mendapatkan imunisasi campak, imunisasinya belum lengkap, dan belum tercatat dalam program vaksinasi sebelumnya.

Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan penanganan medis terhadap pasien yang terindikasi terinfeksi campak.

DKK juga melakukan pelacakan kasus untuk mencegah penularan di lingkungan sekitar pasien. Jika ditemukan indikasi penularan di suatu wilayah, tim kesehatan akan langsung turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan serta pemantauan warga.

“Kalau ada indikasi penularan di suatu wilayah, tim langsung turun ke lapangan,” kata Alwiati.

Orang Tua Diminta Waspada Gejala Campak

DKK mengingatkan orang tua untuk mengenali gejala awal campak pada anak, seperti demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk atau pilek, dan mata merah.

Jika anak mengalami gejala tersebut, orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

Menurut Alwiati, imunisasi tetap menjadi perlindungan utama bagi anak. Bahkan jika anak yang sudah divaksin tetap tertular, gejala biasanya tidak berkembang menjadi berat.

“Imunisasi ini investasi penting untuk kesehatan anak ke depan. Orang tua diharapkan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan gejala demam disertai ruam merah pada kulit,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses