Ramadan Berkah, Ribuan Warga Kurang Mampu di Balikpapan Bakal Terima Rp 500 Ribu dari Baznas

Ilustrasi mustahik menerima bantuan dari penyaluran Baznas Balikpapan di Ramadan. (Foto: Baznas.go.id)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com— Kabar baik menjelang bulan suci Ramadan datang dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Balikpapan. Tahun ini, Baznas menyiapkan bantuan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp2 miliar yang akan disalurkan kepada 4.000 warga kurang mampu di seluruh wilayah kota.

Setiap mustahik akan menerima bantuan Rp500 ribu, dan seluruh dana tersebut rencananya disalurkan dalam satu hari selama Ramadan.

Ketua Baznas Balikpapan Abdul Rasyid Bustomi mengungkapkan, jumlah penerima manfaat tahun ini meningkat signifikan dibandingkan Ramadan sebelumnya. Jika tahun lalu hanya menyasar 2.000 mustahik, kini jumlahnya naik dua kali lipat.

“Insya Allah pada Ramadan nanti kami akan menyalurkan bantuan kepada 4.000 warga yang benar-benar membutuhkan. Tahun lalu 2.000 orang, sekarang kita tingkatkan menjadi 4.000 penerima manfaat,” ujarnya.

Prioritaskan Fakir Miskin dan Warga Tak Berdaya

Bantuan Baznas ini menyasar masyarakat fakir miskin dan warga yang benar-benar tidak berdaya, termasuk para lansia yang hidup sendiri tanpa perhatian keluarga.

“Kriterianya jelas, masyarakat yang tidak mampu, terlebih yang sudah tidak berdaya. Banyak juga orang tua yang masih hidup namun tidak lagi mendapat perhatian dari keluarganya. Mereka inilah yang menjadi prioritas,” jelasnya.

Agar tepat sasaran, Baznas bekerja sama dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) di tingkat bawah. Tim verifikasi khusus juga telah dibentuk untuk memastikan data penerima valid dan akurat.

Ketua Baznas Balikpapan Abdul Rasyid Bustomi. (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

Bantuan Ditransfer, Hindari Antrean Panjang

Belajar dari pengalaman tahun lalu, Baznas memutuskan bantuan tidak dibagikan secara tunai langsung, melainkan melalui transfer perbankan. Langkah ini diambil untuk mencegah antrean panjang dan kerumunan.

“Uangnya ditransfer melalui bank, jadi penerima tinggal datang ke rekening atau dompet masing-masing. Ini untuk menghindari antrean seperti tahun lalu yang cukup membludak,” katanya.

Baznas pun telah berkoordinasi dengan perbankan syariah untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar.

Menariknya, Baznas memilih memberikan bantuan uang tunai, bukan paket sembako. Keputusan ini diambil setelah berkonsultasi dengan Wali Kota Balikpapan.

“Uang tunai dinilai lebih fleksibel. Masyarakat bisa memanfaatkannya sesuai kebutuhan, sementara bantuan sembako biasanya sudah banyak diterima dari pihak lain selama Ramadan,” tambahnya.

Harapan Ramadan Lebih Tenang dan Bermakna

Melalui program ini, Baznas berharap beban masyarakat bisa berkurang sehingga mereka dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang hingga menyambut Idulfitri.

“Harapannya warga bisa lebih tenang dan semangat menjalani ibadah Ramadan dan menyambut Idulfitri,” ujarnya.

Baznas Kota Balikpapan juga optimistis penghimpunan zakat akan terus meningkat. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, target penyaluran zakat ke depan bahkan diproyeksikan bisa mencapai Rp5 miliar.

“Kalau seluruh warga Balikpapan menyalurkan zakatnya melalui Baznas, tentu manfaatnya akan semakin luas dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses