RDMP Balikpapan Operasi Penuh, DPR RI Nilai Krusial Jaga Pasokan BBM Tetap Stabil
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com, – Operasi penuh kilang RDMP Balikpapan dinilai menjadi penyangga penting pasokan BBM nasional, khususnya untuk Kalimantan Timur. DPR RI menegaskan, keberadaan kilang ini berperan menjaga distribusi dan stabilitas harga energi di tengah dinamika global yang terus berubah.
Selama bertahun-tahun, ketergantungan Indonesia pada impor BBM membuat pasokan energi rentan terganggu. Fluktuasi harga global dan kondisi geopolitik kerap berdampak pada distribusi dan harga BBM di daerah, termasuk Balikpapan dan Kalimantan Timur.
Kondisi ini menjadi tantangan serius, terutama bagi sektor transportasi, industri, hingga masyarakat yang bergantung pada ketersediaan energi harian.
RDMP Balikpapan Masuk Fase Operasi Penuh
Kesiapan RDMP Balikpapan menuju operasi penuh mendapat perhatian langsung Komisi VI DPR RI saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas kilang, Kamis (29/1/2026). Proyek Strategis Nasional ini menjadi salah satu benteng utama ketahanan energi nasional.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andi Muhammad Nurdin Halid, menegaskan bahwa kilang Balikpapan memiliki peran strategis dalam sistem energi Indonesia.
“Kilang tersebut harus menjadi bagian dari sistem pertahanan energi nasional, sehingga desain kapasitas cadangan, skenario kedaruratan, serta mitigasi risiko geopolitik regional perlu menjadi bagian integral dalam operasional kilang,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi VI DPR bersama Badan Pengaturan BUMN RI, PT Danantara Asset Management (Persero), Direksi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), serta PT KPB.
Komisi VI DPR RI mengevaluasi keandalan operasional, manajemen risiko, integrasi pasokan minyak mentah, sistem distribusi, hingga penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Semua aspek ini dinilai krusial agar kilang dapat beroperasi stabil dan aman dalam jangka panjang.
Dampak Nyata ke Balikpapan dan Kaltim
Masuknya RDMP Balikpapan ke fase operasi penuh tidak hanya berdampak pada skala nasional, tetapi juga langsung berdampak di daerah. Pasokan BBM regional menjadi lebih kuat, ketergantungan distribusi dari luar wilayah berkurang, dan aktivitas ekonomi di Balikpapan serta Kalimantan Timur mendapat kepastian energi.
Bagi masyarakat, stabilnya pasokan BBM berarti transportasi lebih terjamin, kegiatan usaha berjalan lancar, dan roda ekonomi harian dapat terus bergerak.
Komitmen Operator Kilang
Vice President Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, menyatakan bahwa fokus perusahaan saat ini adalah memastikan seluruh sistem RDMP Balikpapan beroperasi terintegrasi dan stabil.
“Prioritas kami adalah keselamatan dan kestabilan operasional, agar RDMP Balikpapan benar-benar siap menopang pasokan energi nasional secara berkelanjutan,” katanya.
DPR RI pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proyek ini agar target kemandirian energi nasional dapat tercapai.
Dengan masuknya RDMP Balikpapan ke fase operasi penuh, Balikpapan tak hanya menjadi kota industri, tetapi juga salah satu pilar utama ketahanan energi Indonesia. Harapannya dengan stabilnya pasokan BBM dari kilang ini mampu menjaga ekonomi daerah dan nasional tetap bergerak di tengah dinamika global.
BACA JUGA
