RDMP Balikpapan Perkuat Budaya Keselamatan Kerja, Ribuan Pekerja Jadi Prioritas

RDMP Balikpapan Tutup Rangkaian K3 Nasional 2026
Penyerahan bendera K3 secara simbolis dalam acara Seminar K3 & Closing BK3N 2026 sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan kerja. (Foto: inibalikpapan.com/PT KPB)

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Proyek RDMP Balikpapan memperkuat budaya keselamatan kerja di tengah pembangunan kilang terbesar di Kalimantan. PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menutup rangkaian Bulan K3 Nasional 2026 dengan menegaskan komitmen melindungi ribuan pekerja yang terlibat dalam proyek strategis nasional tersebut.

Pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan merupakan salah satu proyek strategis nasional yang melibatkan ribuan tenaga kerja dari berbagai perusahaan dan disiplin keahlian.

Di proyek industri berskala besar seperti kilang minyak, aspek keselamatan kerja menjadi faktor yang sangat krusial. Risiko pekerjaan di area konstruksi, alat berat, hingga instalasi industri mengharuskan penerapan standar keselamatan yang mutlak

Karena itu, PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) terus memperkuat budaya keselamatan melalui berbagai program yang melibatkan seluruh pekerja di area proyek.

Bulan K3 Jadi Momentum Perkuat Budaya HSSE

Sebagai bagian dari upaya tersebut, KPB menutup rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026 melalui seminar keselamatan kerja bersama manajemen, pekerja, dan pemangku kepentingan terkait.

Direktur Utama PT KPB Bambang Harimurti mengatakan momentum Bulan K3 menjadi pengingat penting bagi seluruh pekerja bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam setiap aktivitas pekerjaan.

“Keselamatan adalah dasar keberlangsungan operasional sekaligus bagian penting dalam mendukung pembangunan RDMP Balikpapan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).

Dalam penerapannya, KPB mendorong konsistensi penerapan 9 Perilaku Wajib serta 10 Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang menjadi standar keselamatan di area proyek.

Penerapan prinsip Stop Work Authority (SWA) memberi wewenang kepada setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.

Langkah ini bertujuan membangun budaya saling peduli di lapangan, sehingga setiap pekerja berani mengingatkan dan mengambil tindakan jika melihat potensi risiko.

Berbagai Program K3 Digelar di Area Proyek

Selama rangkaian BK3N 2026, KPB menggelar berbagai kegiatan untuk meningkatkan pemahaman keselamatan kerja.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain donor darah pekerja proyek, tes tertulis sistem K3, pelatihan ulang petugas first aider, workshop kepemimpinan keselamatan, lomba inovasi keselamatan kerja, dan inspeksi barang terlarang di area proyek

Selain itu, perusahaan juga melakukan uji emisi kendaraan operasional serta sosialisasi kesehatan terkait HIV/AIDS dan TBC bagi para pekerja.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan aspek kesehatan pekerja juga menjadi bagian dari keselamatan kerja.

Vice President Legal & Relation PT KPB Asep Sulaeman mengatakan penerapan keselamatan kerja tidak hanya berkaitan dengan kewajiban regulasi, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh pekerja di proyek.

“Keselamatan kerja adalah komitmen kolektif untuk melindungi pekerja sekaligus memastikan proyek RDMP Balikpapan berjalan aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

Skala proyek yang besar, penguatan budaya keselamatan menjadi salah satu kunci agar pembangunan RDMP Balikpapan dapat berjalan lancar.

Dengan ribuan pekerja yang terlibat setiap hari, budaya keselamatan menjadi kunci agar pembangunan RDMP Balikpapan dapat berjalan aman hingga selesai dan memberikan manfaat bagi industri energi nasional.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses