Retribusi Kebun Raya Balikpapan Tembus Rp450 Juta hingga Desember 2025

Kebun Raya Balikpapan di Km 15 Balikpapan Utara jadi lokasi wisata dan edukasi. (Foto:Danny/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — UPTD Kebun Raya Balikpapan mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan melampaui target pendapatan retribusi. Hingga Desember, total pendapatan mencapai Rp450 juta, jauh di atas target sebesar Rp300 juta.

Capaian tersebut disampaikan Kepala UPTD Kebun Raya Balikpapan, Lukman Riyadi, saat gelaran Balikpapan Forest Trail Run di kawasan Kebun Raya KM 15, Minggu (7/12/2025).

Lukman menjelaskan bahwa kebijakan penarikan retribusi baru mulai diterapkan sejak Mei 2024, setelah sebelumnya selama hampir 15 tahun Kebun Raya Balikpapan tidak memungut biaya masuk. “Retribusi ini biaya pengganti operasional, berbeda dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tahun 2024 menjadi pertama kalinya kami menarik retribusi setelah bertahun-tahun gratis,” ungkapnya.

Tarif retribusi ditetapkan Rp15 ribu untuk dewasa, Rp12 ribu untuk anak-anak, dan Rp10 ribu untuk kunjungan rombongan dari sekolah, perusahaan, atau instansi. Pengunjung juga mendapatkan fasilitas gratis seperti parkir, toilet, dan layanan pemandu khusus bagi rombongan minimal 30 orang.

Meski kebijakan retribusi baru berjalan dua tahun, minat masyarakat tetap tinggi. Kebun Raya Balikpapan mencatat rata-rata 20.000–30.000 pengunjung per tahun. Mayoritas pengunjung berasal dari sekolah-sekolah yang melakukan edukasi lingkungan, wisata alam, hingga kegiatan perusahaan seperti pelatihan kapasitas dan gathering.

“Yang paling banyak datang itu sekolah-sekolah. Sementara instansi dan perusahaan biasanya untuk kegiatan edukasi dan pengembangan kapasitas. Ke depan kami akan memperluas jenis kegiatan wisata,” ujar Lukman.

Memasuki 2026, UPTD Kebun Raya Balikpapan menyiapkan sejumlah pengembangan untuk meningkatkan daya tarik kawasan konservasi tersebut. Salah satunya pembangunan jogging track sepanjang 10 kilometer dan penambahan fasilitas wisata lainnya.

“Tahun depan kami akan menambah fasilitas dan membangun jogging track 10 kilometer di dalam kawasan Kebun Raya,” jelasnya.

Lukman berharap inovasi tersebut makin mengenalkan Kebun Raya Balikpapan sebagai ruang konservasi, edukasi, sekaligus wisata alam yang terjangkau bagi masyarakat. “Harapan kami sederhana, Kebun Raya Balikpapan bisa menjadi ruang publik yang nyaman, edukatif, dan terjangkau bagi semua,” pungkasnya.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses