Ribuan Umat Rayakan Imlek di Balikpapan Tanpa Listrik Padam, 1.108 Personel PLN Disiagakan

Petugas PLN berjaga di depan Tempat Ibadah Dharma Setia Tao Balikpapan saat perayaan Imlek, memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal.
Petugas PLN berjaga di depan Tempat Ibadah Dharma Setia Tao Balikpapan saat perayaan Imlek, memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal. Foto: PLN UID Kaltimra

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Ribuan umat Tionghoa di Balikpapan dan Kalimantan Timur bisa merayakan Imlek 2577 Kongzili dengan tenang. Tak ada cerita listrik padam. Di balik perayaan yang khidmat itu, 1.108 personel PLN disiagakan penuh selama 16–17 Februari 2026.

Kekhawatiran yang Selalu Ada Saat Perayaan Besar. Setiap perayaan besar, satu hal yang sering menghantui adalah listrik tiba-tiba padam.

Lampion yang seharusnya menyala terang bisa gelap dalam hitungan detik. Doa bersama bisa terhenti. Aktivitas ekonomi malam Imlek pun bisa lumpuh. Karena itulah PLN UID Kaltimra melakukan pengamanan jauh sebelum hari H.

Sistem kelistrikan saat ini berada dalam kondisi aman dengan daya mampu mencapai 1.382 MW. Angka tersebut memberikan cadangan daya sebesar 323 MW setelah dikurangi beban puncak pada Selasa (17/2/2026) yang tercatat sebesar 1.059 MW.

Cadangan ini memberi ruang aman bagi seluruh rangkaian kegiatan Imlek, mulai dari ibadah di tempat-tempat sembahyang hingga pusat keramaian di Balikpapan dan kota-kota lain di Kaltim.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyebut pengamanan dilakukan melalui inspeksi jaringan, pemantauan beban secara real time, serta siaga personel di lapangan.

“Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Imlek. Sejak sebelum hari pelaksanaan, PLN telah melakukan pengamanan jaringan, inspeksi peralatan, serta pemantauan beban secara real time guna memastikan sistem tetap optimal. Sebanyak 1.108 personel kami siagakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beribadah,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Umat Lebih Tenang, Sembahyang Berlangsung Khidmat

Di Balikpapan, Koordinator Tempat Ibadah Dharma Setia Tao, Eddy Sianto, mengaku kehadiran petugas PLN membuat umat merasa lebih tenang.

“Kami merasa nyaman karena ada dukungan langsung di lapangan. Sembahyang bersama berjalan lancar dan tertib,” katanya.

Bagi umat, Imlek bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi momentum doa, harapan baru, dan kebersamaan keluarga. Stabilitas listrik menjadi bagian penting dari kelancaran momen tersebut.

Bukan Hanya Ibadah, Ekonomi Malam Juga Terjaga

Perayaan Imlek di Balikpapan juga identik dengan aktivitas ekonomi malam — kuliner, pusat perbelanjaan, hingga usaha kecil yang ikut meramaikan suasana. Pasokan listrik yang stabil membuat aktivitas masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan berarti.

Di kota penyangga Ibu Kota Nusantara ini, stabilitas infrastruktur dasar seperti listrik menjadi kunci kepercayaan publik dan kelancaran kegiatan sosial-ekonomi.

PLN mengimbau masyarakat menggunakan listrik secara bijak dan segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123 jika menemukan potensi gangguan.

Dengan cadangan daya 323 MW dan lebih dari seribu personel siaga, perayaan Imlek 2577 di Kaltim dan Kaltara tahun ini berlalu tanpa insiden listrik padam — sebuah ketenangan yang mungkin tak terlihat, namun sangat dirasakan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses