Safari Ramadan di Balikpapan, Gubernur Kaltim dan Menko Polkam Tinjau IKN hingga Kilang Pertamina
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Safari Ramadan di Kalimantan Timur menghadirkan pesan tentang sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, melaksanakan rangkaian kegiatan sejak pagi hingga berbuka puasa bersama di Markas Kodam VI Mulawarman, Balikpapan, Selasa (3/3/2026).
Kunjungan diawali dengan peninjauan kawasan Ibu Kota Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara. Di sana, rombongan melihat langsung perkembangan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) beserta sejumlah fasilitas pendukung, termasuk Masjid Negara di kawasan tersebut.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah pusat terhadap percepatan IKN.
“Apresiasi kami yang luar biasa kepada Bapak Menko Polkam yang hari ini melaksanakan rangkaian kegiatan penuh di Kaltim sejak pagi hingga malam. Kehadiran beliau memberi energi positif bagi daerah kami,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.
Dari IKN, rombongan melanjutkan agenda ke Balikpapan dengan mengunjungi kilang Pertamina sebagai salah satu objek vital nasional. Kilang Balikpapan merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Dalam kesempatan itu, gubernur berharap dukungan Kemenko Polkam untuk terus menjaga stabilitas keamanan objek vital di Kalimantan Timur.
“Kami berharap stabilitas keamanan objek vital nasional ini selalu terjaga. Sinergi antara pemerintah pusat, TNI-Polri, dan pemerintah daerah sangat penting,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama di Makodam VI Mulawarman. Momentum Ramadan dimaknai sebagai ruang memperkuat silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas sektor, terutama dalam menyongsong perpindahan pusat pemerintahan ke IKN yang ditargetkan berlangsung pada 2028.
Gubernur menegaskan, Kalimantan Timur kini menjadi etalase Indonesia di mata dunia. Karena itu, stabilitas politik dan keamanan menjadi fondasi utama agar pembangunan berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Safari Ramadan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol kolaborasi dan komitmen bersama. Di tengah dinamika pembangunan besar yang sedang berlangsung, Kalimantan Timur menegaskan diri sebagai daerah yang siap menyambut masa depan dengan harmoni, keamanan, dan semangat kebersamaan.***
BACA JUGA
