Safari Ramadan, Endang Hardiman Buka Puasa Bersama Warga Binaan di Rutan Kelas IIA Balikpapan
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Dalam rangka Safari Ramadan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, Endang Lintang Hardiman, bersama jajaran menggelar kegiatan buka puasa bersama warga binaan dan keluarga di Rutan Kelas IIA Balikpapan, Rabu (4/3/2026).
Kegiatan buka puasa bersama dipusatkan di Blok Hunian B dan C dengan menu berbuka prasmanan. Selain itu, sebagian warga binaan juga melaksanakan buka puasa bersama keluarga di aula rutan dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Endang hadir didampingi Kepala Rutan Balikpapan, Agus Salim, serta jajaran Kantor Wilayah dan para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kota Balikpapan.
Dalam keterangannya, Endang menyampaikan bahwa pihaknya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk berbuka puasa bersama keluarga selama bulan suci Ramadan sebagai bentuk perhatian dan pelayanan kemanusiaan.

“Memang sebelum Ramadan kami telah berkumpul bersama seluruh Kepala UPT di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Kami sepakat memberikan keleluasaan kepada warga binaan untuk dapat berbuka puasa bersama keluarganya,” ujarnya.
Menurutnya, momen berbuka puasa bersama merupakan waktu yang sangat bermakna dan religius, khususnya dalam mempererat hubungan keluarga di tengah masa pembinaan yang sedang dijalani.
“Momen berbuka bersama ini sangat indah. Kita saja yang sedang bertugas jauh dari keluarga terkadang merindukan pulang hanya untuk sekadar berbuka bersama. Apalagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun sedang menjalani masa pembinaan, warga binaan tetap memiliki hak untuk menjaga hubungan silaturahmi dengan keluarga. Melalui kegiatan tersebut diharapkan tumbuh kembali rasa kasih sayang, dukungan moral, serta ketenangan batin bagi para warga binaan.
“Harapannya, mereka merasakan bahwa keluarganya tetap menyayangi mereka. Dengan hati yang tenang, mereka dapat merenungi kesalahan dan ke depan menjalani kehidupan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan Safari Ramadan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pendekatan humanis guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan setelah masa pidana berakhir.***
BACA JUGA
