Safari Ramadan Jadi Momentum Peringatan Nuzulul Qur’an, Pemkot Balikpapan Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Al-Qur’an

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com— Pemerintah Kota Balikpapan menjadikan rangkaian Safari Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat, salah satunya melalui peringatan Nuzulul Qur’an yang digelar di Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan salat Isya dan tarawih berjamaah tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum meningkatkan kedekatan dengan Al-Qur’an, baik dengan membacanya, memahami maknanya, maupun mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Nuzulul Qur’an bukan sekadar penanda bahwa kita telah melewati lebih dari separuh bulan Ramadan, tetapi juga merupakan salah satu peristiwa agung dalam sejarah Islam. Pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki peran penting sebagai pedoman hidup yang mampu membimbing umat manusia dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

“Karena itu, peringatan Nuzulul Qur’an hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya tetapi juga memahami makna serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Menurutnya, semangat Nuzulul Qur’an juga harus dimaknai sebagai pengingat bagi umat Islam agar tetap istiqamah dalam mengisi sisa bulan Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah.

“Pertengahan Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita untuk terus meningkatkan amal ibadah serta mempertahankan nilai-nilai spiritual yang tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan saling peduli di tengah keberagaman.

“Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, kita dapat memperkuat akhlak, mempererat persaudaraan, serta menjaga persatuan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah kota juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kedamaian dunia, khususnya bagi saudara-saudara Muslim yang tengah menghadapi konflik di berbagai wilayah.

“Di tengah suasana Ramadan yang penuh kedamaian ini, mari kita bersama-sama mendoakan agar konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia segera berakhir dan saudara-saudara kita diberikan perlindungan serta kekuatan,” ujarnya.

Melalui kegiatan Safari Ramadan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan nilai-nilai keagamaan dapat semakin kuat di tengah masyarakat.

Dimana rausyiah diisi ustadz Anugrah Cahyadi (ustadz Ucay) dari Medan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses