Satu Posko BBM Disiapkan Jelang Fungsional Tol Akses IKN, Mulai Aktif 13 Maret

Jalur tol fungsional terbatas Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat lonjakan arus kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan com — Menjelang pengoperasian fungsional jalan tol akses menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), satu posko bahan bakar minyak (BBM) disiapkan untuk mendukung kelancaran arus kendaraan. Posko tersebut direncanakan mulai aktif pada 13 Maret 2026, bertepatan dengan dimulainya masa fungsional tol.

Kasatker IKN 2, Alfin Jefri, mengatakan persiapan pemasangan posko saat ini sudah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung dalam dua hingga tiga hari ke depan sebelum tanggal operasional.

“Insya Allah dalam dua sampai tiga hari ini sebelum difungsionalkan sudah bisa dipasang. Mulai tanggal 13 itu sudah ada,” ujar Alfin saat ditemui di Balikpapan, Kamis (5/3/2026).

Menurut dia, posko yang disiapkan hanya satu titik. Keputusan tersebut mempertimbangkan jarak antarpos yang dinilai masih terjangkau, termasuk dengan titik layanan terdekat di kawasan Pulau Balang dan sekitar jalur 5B.

“Yang dipasang cuma satu titik. Karena jaraknya masih memungkinkan. Kalau memang ada kendaraan yang kekurangan BBM, bisa dibantu dari pos terdekat,” jelasnya.

Skema bantuan yang disiapkan bersifat darurat, yakni pengantaran BBM menggunakan jeriken atau dirigen ke lokasi kendaraan yang mengalami kendala. Mekanisme ini diharapkan dapat mengantisipasi situasi tak terduga selama masa uji coba dan fungsionalisasi jalan tol berlangsung.

Akses Strategis Penghubung

Alfin menegaskan, penyediaan posko BBM ini merupakan bagian dari langkah mitigasi risiko guna memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Terlebih, ruas tol yang akan difungsionalkan menjadi akses strategis penghubung Balikpapan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintas, termasuk memastikan ketersediaan bahan bakar yang cukup. “Kami tetap mengingatkan pengguna jalan agar mengisi BBM sebelum masuk tol. Posko ini sifatnya hanya antisipasi darurat,” katanya.

Fungsionalisasi tol akses IKN pada pertengahan Maret ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh serta meningkatkan konektivitas wilayah. Pemerintah optimistis kehadiran infrastruktur tersebut akan memperkuat mobilitas masyarakat sekaligus mendukung percepatan pembangunan di kawasan penyangga IKN.

Dengan dukungan posko BBM dan pengawasan di lapangan, diharapkan operasional awal jalan tol dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi para pengguna.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses