Sawah Gunung Binjai Ditata Jadi Lumbung Pangan Strategis, Balikpapan Perkuat Ketahanan Pangan
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan menata kawasan persawahan Gunung Binjai di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan pertanian perkotaan.
Kawasan seluas hampir 100 hektare tersebut diproyeksikan menjadi salah satu lumbung pangan strategis untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat.
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Andi Muhammad Yusri Ramli, mengatakan penataan dilakukan secara bertahap dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
“Pengembangan kawasan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga ketersediaan pangan lokal,” ujarnya.
Pemerintah telah menyalurkan berbagai dukungan, mulai dari alat dan mesin pertanian, benih unggul, hingga sarana produksi guna meningkatkan hasil panen.
Namun, pengembangan kawasan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan jaringan irigasi yang memengaruhi optimalisasi lahan. Selain itu, minimnya regenerasi petani juga menjadi tantangan karena mayoritas petani saat ini berusia lanjut.
Di sisi lain, masih terdapat lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah mendorong pemanfaatan lahan melalui kolaborasi dengan kelompok tani dan sektor swasta.
“Sinergi semua pihak diperlukan agar pengelolaan pertanian dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan,” kata Yusri.
Selain peningkatan produksi, pemerintah juga memperkuat kapasitas petani melalui pelatihan dan pendampingan agar mampu mengadopsi teknologi pertanian modern.
BACA JUGA
