Sebanyak 34 Kelurahan Di Balikpapan Akan Dilengkapi Ruang Bermain Anak
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemkot melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menargetkan 34 kelurahan di enam kecamatan se-Kota Balikpapan memiliki Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA). Ini masuk pada rencana strategis (Renstra) lima tahun DP3AKB.
RBRA ini menjadi kesatuan Ruang Bersama Indonesia dan dalam realisasinya melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk saling berkolaborasi. Nantinya selain pembangunan fasilitas taman, ada dukungan juga penghijauan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan sarana perpustakaan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispustakar).
“Saat ini kami mencari lahan milik pemerintah atau lahan hibah. Satu taman ini memerlukan anggaran Rp300 juta hingga Rp400 juta,” sebut Kadis DP3AKB Balikpapan, Heria Prisni pada Sabtu (8/2/2025) di RBRA Taman Bekapai usai mendampingi tinjauan lapangan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan.
Selain itu fasilitas yang juga dianggap penting untuk melengkapi RBRA ini adalah CCTV. Terkait ini akan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).
“Kami masih usulkan dulu. Sejauh ini di APBD murni belum ada alokasi anggaran,” jelasnya.
Untuk tahun ini, penambahan RBRA memungkinkan untuk diusulkan pada anggaran perubahan. Namun realisasinya bergantung pada kemampuan daerah. “Dari Komisi IV juga akan mengawal bagaimana OPD yang terlibat bisa kerja sama menguatkan sesuai perang masing-masing,” ujarnya.
Dapat Dukungan Perusahaan
Usai tinjauan, menurutnya ada beberapa evaluasi yang disampaikan Komisi IV DPRD Balikpapan. Seperti RBRA di Balikpapan Islamic Center (BIC) yang perlu menambahkan penghijauan dari DLH, sarana perpustakaan dari Dispustakar, dan penambahan permainan lagi dari DP3AKB.
“Dari tinjauan di Tamam Tiga Generasi, mereka mengevaluasi perpustakaannya yang perlu direnovasi. Juga mereka menyampaikan kepada disparpora untuk meningkatkan lagi agar di sana bisa lebih menarik untuk tujuan wisata,” akunya.
Terkadang orangtua harus membawa anak ke pusat perbelanjaan dulu bisa menggunakan fasilitas seperti taman bermain. Tahun ini, pihaknya telah membangun empat fasilitas RBRA yang lokasinya tersebar di beberapa titik.
“Seperti Taman Bekapai, Taman Wiluyo Puspoyudo II, Balikpapan Islamic Center, dan Taman Tiga Generasi,” ucapnya. Heria menjelaskan, DP3AKB masih berupaya agar fasilitas RBRA bisa bertambah dan menyebar ke berbagai lokasi lagi.
“Semoga anak-anak di kecamatan lain juga bisa ikut merasakan fasilitas ini. Jadi tahun depan RBRA bisa bertambah,” imbuhnya. Sementara ini, DP3AKB menyusun Rencana Strategis (Renstra) 2025 untuk penambahan RBRA.
Ini disusun berdasarkan hasil kajian dan evaluasi terhadap RBRA yang telah beroperasi. “Kami juga menjalin kolaborasi dengan pihak-pihak yang selama ini berkontribusi terhadap kehadiran RBRA,” tuturnya.
Seperti kerja sama dengan kelurahan, kecamatan, hingga perusahaan. Mereka semua bahu membahu agar Balikpapan berhasil menyandang predikat kota layak anak (KLA). Namun RBRA juga membutuhkan petugas yang menjaga dan memelihara fasilitas itu.
“Bagaimana menjamin keamanan dan keselamatan anak-anak selama bermain,” tukasnya.***
BACA JUGA
