Segera Tayang di Bioskop, Film ‘Sengkolo’ yang Dibintangi Aulia Sarah Suguhkan Kisah Mencekam di Kampung

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Film horor Sengkolo: Petaka Satu Suro siap membawa penonton masuk ke dalam teror desa yang kian mencekam menjelang malam satu Suro, malam yang dalam kepercayaan Jawa dikenal sarat aura mistis dan pantangan.

Dilansir laman XXI, film berdurasi 104 menit ini mengisahkan sebuah desa yang dilanda rentetan kejadian aneh dan menyeramkan. Teror muncul secara berturut-turut, memicu keresahan warga, terlebih karena banyak korban merupakan perempuan hamil, kondisi yang membuat suasana desa semakin tegang dan penuh ketakutan.

Seiring waktu, berbagai kejadian ganjil terus bermunculan. Penampakan misterius, peristiwa tak masuk akal, hingga kematian yang menyisakan tanda tanya membuat warga desa diliputi amarah dan kecurigaan. Ketakutan berubah menjadi kepanikan massal, sementara malam satu Suro semakin dekat.

Dalam film ini, teror digambarkan semakin intens dari hari ke hari, seolah ada kekuatan tak kasat mata yang sengaja menunggu waktu puncak untuk menebar petaka terbesar. Desa yang awalnya tenang perlahan berubah menjadi ruang horor tanpa jalan keluar.

Sengkolo: Petaka Satu Suro diproduseri oleh Raam Punjabi dan disutradarai Deni Saputra, dengan naskah yang ditulis Maruska Bath. Film ini dibintangi sejumlah aktor dan aktris Tanah Air, di antaranya Aulia Sarah, Agla Artalidia, Cindy Nirmala, Miqdad, Dimas Aditya, Annisa Hertami, dan Ence Bagus.

Didistribusikan oleh MVP Pictures, film ini mengandalkan kekuatan horor lokal, mitos Jawa, serta ketegangan psikologis yang dibangun perlahan hingga klimaks di malam satu Suro. Tayang di bioskop mulai 22 Januari 2026.

Dengan latar desa, korban yang rentan, dan momentum malam keramat, Sengkolo menjanjikan pengalaman horor yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga dekat dengan kepercayaan dan ketakutan kolektif masyarakat Indonesia.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses