Sempat Terblokir karena Filter Judi Online, Kemkomdigi Normalisasi Akses Wikimedia Commons

Kementerian Komunikasi dan Digital mengklarifikasi terjadinya pembatasan akses domain commons.wikimedia.org sebagai dampak mekanisme pengendalian konten atas indikasi temuan konten bermuatan perjudian (foto : Komdigi)
Kementerian Komunikasi dan Digital mengklarifikasi terjadinya pembatasan akses domain commons.wikimedia.org sebagai dampak mekanisme pengendalian konten atas indikasi temuan konten bermuatan perjudian (foto : Komdigi)

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan klarifikasi terkait sempat terhambatnya akses ke domain commons.wikimedia.org. Pemblokiran tersebut dikonfirmasi sebagai dampak dari mekanisme otomatis pengendalian konten negatif yang mendeteksi adanya indikasi muatan perjudian.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa insiden ini bermula dari sistem yang mendeteksi kata kunci (wording) dan konten visual yang memiliki kemiripan dengan kategori konten terlarang.

Penyebab Blokir: Deteksi False Positive

Menurut Dirjen Alexander, sistem pemindaian ruang digital bersifat preventif dan dalam kondisi tertentu dapat menghasilkan false positive—sebuah kondisi di mana situs netral atau edukatif salah teridentifikasi sebagai konten ilegal.

“Begitu diketahui sebagai false positive, tim teknis segera melakukan verifikasi manual dan langsung melakukan normalisasi terhadap Wikimedia Commons,” ujar Alexander, dalam siaran pers, Komdigi.

Akses ke situs penyedia aset media bebas lisensi tersebut dilaporkan telah kembali normal dan dapat diakses sepenuhnya oleh masyarakat sejak Rabu (25/3/2026) pukul 22.00 WIB.

Masalah Whitelist dan Registrasi PSE

Kemkomdigi mengungkapkan bahwa insiden salah blokir ini sebenarnya dapat dicegah apabila Wikimedia masuk dalam pangkalan data whitelist (daftar putih) sistem pengendalian konten. Namun, hal tersebut belum terlaksana karena kendala administratif.

“Wikimedia belum menyelesaikan proses registrasi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat di Indonesia. Akibatnya, mereka belum masuk kategori whitelist dalam sistem pemblokiran kami,” tegas Alexander.

Pemerintah secara resmi meminta pihak Wikimedia untuk segera menuntaskan proses registrasi hingga terbit Tanda Daftar PSE sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Audit Sistem Pengendalian Konten

Pasca-kejadian ini, Kemkomdigi telah melakukan audit menyeluruh terhadap sistem dan koordinasi teknis internal. Langkah ini diambil untuk meningkatkan akurasi deteksi konten negatif agar kejadian serupa tidak terulang pada situs-situs edukasi lainnya.

“Kami berkomitmen menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dari konten ilegal, namun tetap memastikan setiap langkah kebijakan dilakukan secara proporsional dan berbasis bukti,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses