Sering Bocor di Bawah Tanah, Pipa PDAM Kampung Baru Kini Dipasang di Permukaan

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Pipa PDAM Kampung Baru kini tidak lagi seluruhnya ditanam di bawah tanah. Di kawasan Balikpapan Barat, sebagian pipa justru dipasang di atas permukaan agar lebih mudah diawasi dan diperbaiki. Cara ini dilakukan setelah kebocoran pipa kerap memicu gangguan distribusi air bersih bagi warga.

Pemandangan berbeda kini terlihat di kawasan permukiman atas air Kampung Baru, Balikpapan Barat. Jika sebelumnya jaringan pipa air bersih tersembunyi di bawah tanah, kini sebagian pipa PDAM terlihat berada di atas permukaan.

Langkah ini dilakukan agar potensi kebocoran lebih cepat terdeteksi dan proses perbaikan bisa dilakukan tanpa harus membongkar area di bawah permukiman.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menjelaskan, selama ini gangguan distribusi air sering terjadi karena banyak pipa yang bocor di bawah tanah sehingga sulit dipantau.

“Selama ini sering ada gangguan karena pipa di bawah tanah banyak yang bocor. Salah satu solusinya kita angkat pipanya ke atas supaya lebih mudah diawasi dan diperbaiki,” jelas Rahmad.

Penataan Kawasan Balikpapan Barat Mulai Dilakukan

Selain persoalan air bersih, Pemerintah Kota Balikpapan juga mulai melakukan penataan kawasan Balikpapan Barat.

Pembenahan difokuskan di sekitar Pasar Kampung Baru dan terminal, termasuk rencana pembangunan taman serta pelebaran jalan menjadi dua jalur.

“Tahun ini kita mulai tahap renovasi. Akan ada pembebasan lahan untuk pelebaran jalan. Pemerintah menyiapkan mekanisme ganti untung, bukan sekadar ganti rugi,” ujarnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas kawasan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di Balikpapan Barat.

Wali Kota Ingatkan Pentingnya Pendidikan Karakter

Dalam pertemuan dengan warga, Rahmad juga mengingatkan pentingnya pendidikan berbasis nilai agama dan karakter bagi generasi muda.

Menurutnya, kecerdasan akademik saja tidak cukup tanpa dibarengi nilai moral yang kuat.

“Pintar saja tidak cukup. Anak-anak harus dibekali nilai agama dan akhlak supaya punya arah dalam hidup,” katanya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk bersama-sama menjaga generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkotika atau pelanggaran hukum.

Pemerintah Kota Balikpapan berharap berbagai pembenahan yang dilakukan, mulai dari perbaikan jaringan air bersih hingga penataan kawasan, dapat mendorong Balikpapan Barat berkembang lebih pesat.

Selain meningkatkan infrastruktur, pemerintah juga menekankan pentingnya menjaga nilai sosial dan karakter masyarakat sebagai fondasi pembangunan kota.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses