SPKLU Kaltim & Kaltara Bertambah 77 Titik, Pemudik EV Tak Lagi Cemas Kehabisan Daya
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara kini tersedia di 77 titik saat mudik Lebaran. PLN memastikan pengisian daya makin mudah, dari dalam kota hingga jalur antarwilayah yang ramai dilalui pemudik.
Bagi pengguna kendaraan listrik, perjalanan jarak jauh saat mudik bukan sekadar soal macet. Kekhawatiran terbesar justru soal kehabisan daya di tengah jalan.
Sebelumnya, keterbatasan SPKLU membuat banyak pengguna harus memutar arah, antre lama, bahkan menunda perjalanan.
Situasi ini membuat mobil listrik belum sepenuhnya nyaman untuk perjalanan mudik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Kini kondisinya mulai berubah. PLN menyiagakan 77 SPKLU yang tersebar di berbagai titik strategis seperti pusat kota, jalur utama antarwilayah, dan rute yang padat saat mudik Lebaran.
Dengan sebaran ini, pengguna mobil listrik bisa lebih mudah menemukan titik pengisian tanpa harus keluar jauh dari jalur perjalanan.
Tak Sekadar Isi Daya, Ada Tempat Istirahat
Menariknya, beberapa titik SPKLU juga dilengkapi posko siaga. Fungsinya bukan hanya untuk mengisi baterai, tapi juga bisa menjadi tempat istirahat sejenak, sehingga dapat mengurangi kelelahan saat perjalanan jauh.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan komitmen PLN dalam memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik selama periode Idulfitri.
“Seluruh SPKLU di Kaltim dan Kaltara siap melayani kebutuhan pengisian daya, termasuk untuk para pemudik. Kami ingin perjalanan masyarakat lebih nyaman dan tenang dengan dukungan infrastruktur yang tersedia,” ujarnya dalam.keterangan resmi, Jumat (20/3/2026).
Bagi pemudik, ini menjadi solusi praktis—sekali berhenti, bisa isi daya sekaligus memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.
Untuk mempermudah pengguna, PLN mengandalkan aplikasi PLN Mobile. Lewat fitur kendaraan listrik, pengguna bisa menemukan SPKLU terdekat, mengecek ketersediaan charger secara real-time, hingga merencanakan rute perjalanan lewat fitur Trip Planner.
Artinya, perjalanan kini bisa direncanakan lebih matang, bukan lagi sekadar perkiraan.
1.200 Personel Siaga, Antisipasi Gangguan Saat Mudik
Tak hanya infrastruktur, PLN juga memperkuat sistem kelistrikan.
Lebih dari 1.200 personel disiagakan selama Ramadan dan Idulfitri, dengan monitoring digital 24 jam dan respons cepat jika terjadi gangguan.
Langkah ini penting untuk memastikan seluruh SPKLU tetap berfungsi optimal saat dibutuhkan.
Dengan tambahan 77 SPKLU, perjalanan mudik menggunakan mobil listrik di Kaltim dan Kaltara kini tidak lagi penuh ketidakpastian.
Ketersediaan titik pengisian, dukungan teknologi, dan kesiapan petugas membuat pengguna bisa lebih fokus menikmati perjalanan—tanpa dihantui kekhawatiran kehabisan daya di tengah jalan.***
BACA JUGA
