Stok Beras Kaltim Aman Jelang Idulfitri 2026, Bulog Siapkan Tambahan Pasokan

Beras Balikpapan
Stok beras untuk warga Balikpapan dipastikan aman hingga akhir 2025. Kepastian itu disampaikan Wakapolresta Ajun Komisaris Besar Polisi Hendrik EB saat meninjau gudang Bulog di Gunung Malang bersama Satgas Pangan, Minggu (10/8/2025) pagi. (Foto: Polresta Balikpapan)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Ketersediaan beras di Kalimantan Timur dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. 

Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltim-Kaltara) mencatat stok beras saat ini mencapai sekitar 17.676 ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Kaltim-Kaltara, Mardi Harianto, menyampaikan bahwa ketersediaan beras tidak hanya aman, tetapi juga memiliki cadangan yang memadai. “Stok beras insyaallah aman, bahkan bisa mencukupi lebih dari tiga bulan,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Untuk memperkuat ketahanan pangan, Bulog turut mendatangkan tambahan pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi, seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Volume tambahan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 17 ribu ton.

Dengan adanya distribusi ini, total stok beras di wilayah Kaltim-Kaltara diproyeksikan meningkat hingga sekitar 34 ribu ton pada pertengahan tahun 2026.

Gabah Petani Lokal

Selain mengandalkan pasokan dari luar daerah, Bulog juga terus mengoptimalkan penyerapan gabah petani lokal. Gabah tersebut kemudian diolah bersama mitra penggilingan di daerah untuk menambah ketersediaan beras di gudang-gudang Bulog. Langkah ini dinilai strategis, tidak hanya menjaga stok tetap stabil, tetapi juga mendukung kesejahteraan petani lokal.

Tak hanya beras, Bulog memastikan sejumlah komoditas pangan lainnya juga dalam kondisi aman. Ketersediaan gula, minyak goreng, jagung, hingga daging sapi dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idulfitri.

Upaya ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tengah meningkatnya permintaan saat momen hari besar keagamaan. Dengan distribusi yang terjaga dan stok yang memadai, diharapkan tidak terjadi gejolak harga yang signifikan di pasaran.

Bulog menegaskan komitmennya untuk terus memantau kondisi stok dan distribusi pangan secara berkala. Koordinasi dengan pemerintah daerah. Serta para pemangku kepentingan juga terus diperkuat guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi secara merata.

Dengan kesiapan tersebut, masyarakat Kalimantan Timur diharapkan dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang. Tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan pokok.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses