Studi Tiru Kelurahan Saloloang di Balikpapan, Sambangi Dasawisma RT 26 GSI
BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Keberhasilan sebuah program masyarakat dalam meraih prestasi tidak hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi komunitas lainnya.
Hal inilah yang mendorong Kelurahan Saloloang, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara untuk melakukan kunjungan kerja dalam rangka Studi Tiru ke Dasawisma RT 26, Kelurahan Gunung Sari Ilir (GSI), Kecamatan Balikpapan Tengah, Jumat (28/11/2025).
Kunjungan ini diterima dengan hangat oleh Ketua TP-PKK Kecamatan Balikpapan Tengah Dian Fitria Yunita Ariefdah, mewakili Lurah Gunung Sari Ilir adalah Kasi Permas, Ketua LPM Kelurahan, pengurus dan anggota TP PKK Kelurahan, serta Ketua RT 26 beserta anggota Dasawisma setempat.
Tujuan utama kunjungan dari Kelurahan Saloloang, Ketua PKK Kelurahan, serta delapan anggota Dasawisma Saloloang ini adalah untuk mempelajari langsung kiat-kiat keberhasilan Dasawisma RT 26 Kelurahan Gunung Sari Ilir.
Kelompok ini telah dikenal luas karena konsisten meraih berbagai apresiasi, penghargaan, dan kejuaraan di berbagai tingkat, menjadikannya role model dalam pemberdayaan masyarakat.
Dian Fitria Yunita Ariefdah menyampaikan rasa senang dan bangganya atas kunjungan studi tiru ini.
“Tentu saja saya selaku Ketua TP-PKK Kecamatan Balikpapan Tengah sangat senang dan menghargai atas kedatangan tamu yang mau belajar. Hal ini merupakan kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri, umumnya bagi kami PKK Kecamatan dan khususnya bagi PKK Kelurahan maupun PKK RT,” ujarnya.
Ia berharap, momentum seperti ini tidak hanya bermanfaat bagi pihak yang berkunjung, tetapi juga menjadi penyemangat baru bagi Dasawisma RT 26 sendiri.
“Saya berharap dengan adanya kunjungan studi tiru seperti ini dapat menjadikan motivasi dan semangat bagi Dasawisma untuk lebih giat, kreatif, dan inovatif dalam melaksanakan kegiatan di lingkungan RT-nya,” tambahnya
Lebih lanjut, perhatian dan apresiasi dari luar ini dapat mendorong Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UPPK) di RT 26 untuk lebih berdaya dan kreatif lagi dalam mengembangkan potensi ekonominy
“Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman secara langsung, diharapkan dapat memicu inovasi dan peningkatan kualitas program PKK dan Dasawisma tidak hanya di dua kelurahan tersebut, tetapi juga di wilayah yang lebih luas,”pungkasnya.***
BACA JUGA
