Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah, RSUD Beriman Balikpapan Kini Punya Layanan Gigi Terlengkap di Kaltim
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Warga Balikpapan kini tak perlu lagi keluar daerah untuk perawatan gigi lanjutan. RSUD Beriman disebut telah memiliki layanan pemeriksaan dan tindakan gigi terlengkap di Kalimantan Timur. Fasilitas ini diharapkan memangkas biaya berobat ke luar kota sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah.
Selama ini, sebagian warga memilih berobat ke Samarinda, Surabaya, bahkan Jakarta untuk tindakan gigi tertentu. Biaya perjalanan, akomodasi, dan waktu yang terbuang menjadi konsekuensi.
Kini, menurut Pemkot, fasilitas dan tenaga medis di RSUD Beriman sudah mampu menangani berbagai tindakan pemeriksaan dan perawatan gigi secara komprehensif.
Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan layanan tersebut perlu lebih dikenal masyarakat.
“Pemeriksaan gigi di RSUD ini terlengkap di Kaltim. Ini bisa dimanfaatkan masyarakat Balikpapan maupun Kaltim,” ujarnya saat HUT RSUD Beriman, Jumat (13/2/2026).
Apa Saja Layanan Gigi di RSUD Beriman?
Manajemen rumah sakit menyebut penguatan dilakukan pada:
• Pemeriksaan dan tindakan konservasi gigi
• Penanganan kasus gigi spesialistik
• Dukungan peralatan medis modern
• Tenaga dokter dan tenaga kesehatan kompeten
Pemkot menegaskan peningkatan tidak hanya pada alat, tetapi juga kualitas pelayanan yang lebih humanis.
“Kepercayaan itu bukan hanya dari alat yang canggih, tapi juga dari sikap dan komunikasi saat melayani,” tegas Rahmad.
Jika sebelumnya warga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perjalanan luar kota, kini tindakan dapat dilakukan di Balikpapan. Ini berpotensi menghemat ongkos transportasi dan penginapan, mengurangi waktu tunggu, mempercepat penanganan kasus, dan menggerakkan ekonomi layanan kesehatan lokal.
Pemkot berharap fasilitas ini benar-benar dimanfaatkan optimal.
RSUD Beriman dan Peran Balikpapan sebagai Penyangga IKN
Di tengah pertumbuhan kota dan peran strategis sebagai penyangga IKN, kesiapan layanan kesehatan menjadi kebutuhan mendesak.
Mobilitas masyarakat yang meningkat membuat penguatan fasilitas medis tak bisa ditunda. RSUD Beriman diharapkan menjadi salah satu tulang punggung layanan kesehatan regional.
Selain itu, integrasi layanan darurat 119 memperkuat respons kegawatdaruratan di kota ini.
Rahmad menilai persoalan utamanya adalah kurangnya sosialisasi. Karena itu, manajemen rumah sakit dan puskesmas diminta lebih aktif mempromosikan layanan melalui kanal digital maupun komunikasi langsung ke masyarakat.
Pemkot juga akan terus melakukan evaluasi melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).
Rahmad berharap kolaborasi pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat bisa membangun sistem kesehatan yang semakin kuat. “Balikpapan harus jadi kota yang warganya yakin dengan layanan kesehatannya sendiri.”
Jika fasilitas dimanfaatkan maksimal, bukan hanya warga yang diuntungkan, tetapi kepercayaan terhadap sistem kesehatan daerah juga akan semakin kokoh.
BACA JUGA
