Tak Perlu Lagi Numpang Tetangga, 1.102 Keluarga Pra Sejahtera di Kaltim Kini Teraliri Listrik

Petugas PLN memasang sambungan listrik baru di rumah warga pra sejahtera melalui program Light Up The Dream.
Petugas PLN memasang sambungan listrik baru di rumah warga pra sejahtera melalui program Light Up The Dream. Foto: PLN UID Kaltimra

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com, – Sepanjang 2025, sebanyak 1.102 keluarga pra sejahtera di Kalimantan Timur akhirnya bisa merasakan “merdeka” dalam urusan listrik. Bagi mereka yang selama ini harus numpang ke tetangga atau hidup dengan penerangan terbatas, listrik mengubah rasa aman dan rutinitas harian.

Bagi warga, listrik bukan sekadar cahaya. Ia mengubah rutinitas harian, rasa aman, hingga harapan hidup yang lebih layak.

Program Light Up The Dream menyasar warga yang selama ini belum memiliki sambungan listrik PLN. Sebagian terpaksa berbagi sambungan dengan tetangga, sebagian lain hidup dengan penerangan terbatas yang rawan bahaya.
Kini, rumah-rumah itu mulai terang. Bantuan berupa pemasangan listrik baru membuat aktivitas sederhana seperti memasak, mencuci, hingga belajar di malam hari jadi lebih aman dan nyaman.

​Tak Lagi “Numpang” Tetangga

Samsul, warga Kota Bontang, merasakan langsung perubahan itu. Selama bertahun-tahun ia harus menumpang listrik dari rumah sebelah.

“Sekarang alhamdulillah sudah punya listrik sendiri. Rumah lebih terang, lebih aman, dan tidak sungkan lagi ke tetangga,” ujarnya dengan wajah lega.

Perubahan serupa dirasakan Kasma, warga Kabupaten Berau. Sejak listrik menyala di rumahnya, pekerjaan rumah tangga tidak lagi bergantung pada waktu siang.

“Dulu kalau gelap ya berhenti. Sekarang pagi sampai malam rumah terang. Mau masak atau mencuci kapan saja bisa,” tuturnya.

Donasi dari Hati, Bukan Sekadar Program

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan Light Up The Dream lahir dari empati dan kepedulian insan PLN terhadap masyarakat sekitar.
“Listrik bukan hanya soal penerangan, tapi soal harapan. Rumah yang terang membuat hidup terasa lebih layak dan aman,” kata Chaliq dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan program ini merupakan hasil gotong royong dan kepedulian pegawai PLN yang ingin berbagi manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan.

PLN memastikan program serupa akan terus dilanjutkan. Bagi perusahaan, menghadirkan listrik ke rumah warga pra sejahtera adalah bagian dari tanggung jawab sosial sekaligus upaya memperkecil kesenjangan akses energi.

Melalui Light Up The Dream, PLN ingin menegaskan bahwa listrik bukan sekadar energi, melainkan jalan menuju kehidupan yang lebih aman, mandiri, dan bermartabat bagi masyarakat Kalimantan.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses