Taman Tiga Generasi Kini Miliki RBRA Ceria, Ruang Bermain Gratis dan Ramah Anak

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan meresmikan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) Ceria yang berlokasi di kawasan Taman Tiga Generasi, Minggu (8/2/2026). Peresmian ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan ruang publik yang aman, inklusif, dan edukatif bagi anak-anak serta keluarga.

Peresmian ditandai dengan pembukaan simbolis di area pintu masuk RBRA Ceria yang dihiasi balon warna-warni, disaksikan ratusan warga dari berbagai kalangan.

Anak-anak tampak antusias mencoba wahana permainan seperti ayunan, perosotan, dan area panjat yang telah disiapkan dengan standar keamanan.

RBRA Ceria dirancang sebagai ruang bermain yang tidak hanya mengedepankan unsur rekreasi, tetapi juga aspek keselamatan, kenyamanan, serta edukasi.

 Seluruh fasilitas menggunakan material yang ramah anak, dengan lantai berlapis rumput sintetis dan pembatas area bermain untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Selain itu, RBRA Ceria dapat diakses secara gratis oleh masyarakat setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WITA. Pemerintah juga memasang papan imbauan tata tertib guna menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan bersama.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menyampaikan bahwa kehadiran RBRA Ceria merupakan bagian dari komitmen Balikpapan sebagai Kota Layak Anak. Ruang publik ini diharapkan menjadi tempat anak-anak mengembangkan kreativitas, bersosialisasi, serta tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif.

“RBRA Ceria ini bukan hanya sekadar taman bermain, tetapi juga ruang interaksi keluarga dan masyarakat. Kami berharap fasilitas ini dijaga bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Warga menyambut positif peresmian RBRA Ceria. Banyak orang tua mengaku senang karena kini tersedia ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak di tengah kota.

Dengan diresmikannya RBRA Ceria di Taman Tiga Generasi, Pemkot Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menambah dan meningkatkan kualitas ruang publik ramah anak sebagai bagian dari pembangunan kota yang berkelanjutan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses