Tamu Nasional Diajak Melihat Wajah Balikpapan sebagai Kota Wisata dan Penyangga IKN
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kota Balikpapan terus menegaskan arah barunya sebagai kota wisata dan ekonomi kreatif. Melalui kunjungan tamu nasional ke Cagar budaya Dahor, pemerintah kota memperlihatkan potensi alam, budaya, dan kesiapan Balikpapan sebagai penyangga utama Ibu Kota Nusantara.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo menyambut kunjungan Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Pusat, Sruning Burhanuddin, di kawasan Cagar budaya Dahor, Balikpapan Barat, Senin (26/1/2026).
Kunjungan ini dimanfaatkan Pemerintah Kota Balikpapan untuk memperkenalkan potensi daerah. Mulai dari pariwisata alam hingga kekayaan budaya dan kuliner lokal yang berkembang di tengah masyarakat.
Kuliner Lokal dan Produk UMKM Jadi Perhatian
Rombongan diajak menikmati aneka kuliner khas Balikpapan. Serta melihat langsung produk kerajinan lokal, seperti manik-manik khas Kalimantan yang dihasilkan pelaku UMKM setempat.
“Selain bersilaturahmi, kami ingin tamu mengenal Balikpapan dari sisi budaya, kuliner, dan alamnya,” ujar Bagus.
Bagi pelaku UMKM, momen ini menjadi kesempatan memperkenalkan produk lokal sebagai bagian dari identitas kota.
Di kawasan Dahor, pegiat pariwisata setempat memaparkan sejarah wilayah tersebut, termasuk asal-usul nama Dahor yang konon berasal dari sebuah desa di Tabalong.
Sejarah awal Balikpapan juga diperkenalkan, termasuk ditemukannya Sumur Mathilda yang menjadi bagian penting dari perjalanan panjang kota ini sejak lebih dari satu abad lalu.
Bagus menjelaskan, Balikpapan kini mengandalkan pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, serta konsep MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) sebagai keunggulan kota.
Saat ini terdapat sekitar 80 destinasi wisata, mulai dari wisata bahari, kawasan mangrove, hingga wisata alam yang telah menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Wisatawan domestik juga didukung dengan fasilitas pusat perbelanjaan dan layanan kota yang lengkap.
Dekat IKN, Peluang untuk Warga
Sebagai kota terdekat dengan Ibu Kota Nusantara, Balikpapan berada pada posisi strategis dalam mendukung aktivitas pemerintahan dan ekonomi kawasan.
Kedekatan ini diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperluas pasar UMKM. Serta berkontribusi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
“Ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bagus.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap kunjungan tersebut meninggalkan kesan positif dan membuka peluang kerja sama di masa mendatang.
Dengan kekuatan alam, budaya, dan kreativitas warganya. Balikpapan terus bersiap menjadi kota wisata dan layanan yang ramah, sekaligus penyangga utama IKN.***
BACA JUGA
