Target Kota Sehat, Balikpapan Benahi Data Stunting untuk Raih Wistara

Kepala DKK Balikpapan Alwiati

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus melakukan pembenahan untuk memenuhi seluruh indikator dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS). Fokus utama saat ini adalah melengkapi data terkait stunting, yang sebelumnya belum terunggah saat proses verifikasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Alwiati, mengungkapkan tim penilai KKS telah memberikan sejumlah catatan perbaikan. Salah satunya terkait data terbaru stunting yang belum masuk dalam sistem.
“Ketika diunggah, data stunting terbaru belum keluar, sehingga yang masuk masih data lama, termasuk EPP-GBM. Tapi kami sudah diberi waktu untuk melengkapinya. Mudah-mudahan dalam dua hari ini bisa selesai,” jelasnya, Kamis (21/8/2025).

Indikator Sudah Cukup Baik

Meski ada beberapa catatan, Alwiati optimis Balikpapan tidak menghadapi kendala berarti. Menurutnya, sebagian besar indikator tatanan Kota Sehat sudah berjalan dengan baik di lapangan.
“Tim penilai juga mengakui bahwa data kita sudah cukup baik, hanya perlu dilengkapi saja,” ujarnya.

Sebagai contoh, capaian transportasi sehat di Balikpapan disebut sudah mencapai 100 persen. Hal ini ditunjang dengan sejumlah kebijakan seperti larangan membuang sampah dari kendaraan yang kini jarang ditemukan, pemasangan rambu di Zona Aman Selamat Sekolah (ZOSS), hingga keberadaan Bus Citra (Bacitra) yang menjadi inovasi unggulan transportasi aman dan sehat.

Target Predikat Wistara

Selain sektor kesehatan dan transportasi, Balikpapan juga perlu melengkapi data di sektor sosial. Namun, Alwiati yakin semua catatan dari tim penilai bisa dipenuhi tepat waktu.

“Tujuan kami jelas, yaitu menaikkan predikat dari Padapa ke Wistara. Kami berharap semua data yang masih kurang bisa segera dilengkapi. Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, kami optimis Balikpapan bisa meraih predikat Wistara,” tegasnya.

Predikat Wistara merupakan penghargaan tertinggi dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat yang menandakan daerah mampu menciptakan lingkungan sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.***

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses