Tiket dari Balikpapan ‘Sold Out’! Harga Tembus Rp7 Juta Akibat Transit, 59 Extra Flight Pun Ludes

Suasana di Bandara Sepinggan Balikpapan pada saat arus mudik lebaran.(Foto:Inibalikpapan.com/inibalikpapan/Samsul)
Suasana di Bandara Sepinggan Balikpapan pada saat arus mudik lebaran.(Foto:Inibalikpapan.com/inibalikpapan/Samsul)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Gelombang mudik di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan mulai menunjukkan tekanan tinggi. General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R Iwan Winaya Mahdar, mengungkapkan bahwa tiket penerbangan langsung (direct flight) kini sangat sulit didapatkan karena telah habis terjual (full booking).

Bahkan, bagi masyarakat yang baru berencana membeli tiket saat ini, aplikasi pemesanan umumnya hanya menampilkan rute transit panjang dengan harga yang melonjak drastis.

Harga Tiket Meroket hingga Rp7 Juta

Iwan menjelaskan bahwa mahalnya harga tiket yang beredar saat ini dipicu oleh skema rute transit. Karena tiket langsung sudah habis, sistem menawarkan rute memutar melalui beberapa kota, yang secara otomatis melampaui Tarif Batas Atas (TBA) penerbangan normal.

“Bukan semata-mata tiketnya mahal, tetapi karena penerbangan tersebut harus transit di beberapa kota. Ada yang harganya bahkan bisa mencapai di atas tarif batas atas, sekitar Rp4 juta hingga Rp7 juta,” ujar Iwan, Selasa (17/3/2026).

59 Penerbangan Tambahan Tak Tersisa

Guna merespons tingginya permintaan, tiga maskapai besar—AirAsia, Garuda Indonesia, dan Citilink—telah mengoperasikan total 59 penerbangan ekstra (extra flight). Namun, antusiasme warga Balikpapan dan sekitarnya begitu besar sehingga seluruh kursi tambahan tersebut kini juga telah habis dipesan.

Pihak bandara memproyeksikan total pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini mencapai 313.000 orang, atau naik sekitar 2 persen dibandingkan tahun 2025.

Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik

Manajemen bandara telah memetakan titik krusial pergerakan penumpang:

  • Puncak Arus Mudik: Diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan volume mencapai 19.000 penumpang dalam sehari.
  • Puncak Arus Balik: Diprediksi terjadi pada H+6 Lebaran (28 Maret 2026), dengan lonjakan hingga 23.000 penumpang.

Imbauan Bagi Calon Penumpang

Mengingat keterbatasan tiket dan padatnya terminal, pihak bandara memberikan beberapa tips bagi pemudik:

  1. Cek Tiket Kepulangan: Segera amankan tiket balik lebih awal karena ketersediaan sangat terbatas.
  2. Datang Lebih Awal: Mengantisipasi antrean panjang di area check-in dan pemeriksaan keamanan.
  3. Pantau Aturan Penerbangan: Pastikan dokumen perjalanan dan barang bawaan sesuai ketentuan untuk menghindari hambatan.

Pihak bandara bersama Otoritas Bandar Udara Wilayah VII memastikan seluruh fasilitas dan sumber daya manusia telah siap 100 persen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang selama masa angkutan Lebaran ini. / Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses