Tips Jaga Napas Tetap Segar Selama Puasa: Hindari ‘Racun’ Mulut dan Perbaiki Pola Sahur
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1447 H memerlukan persiapan fisik yang matang, termasuk menjaga kesehatan rongga mulut agar napas tetap segar. Bau mulut sering kali menjadi kendala bagi jamaah saat berinteraksi di ruang publik atau saat melaksanakan ibadah berjamaah di masjid.
Berdasarkan rangkuman tips kesehatan dan imbauan para pakar, berikut adalah langkah-langkah efektif menjaga kesegaran mulut selama berpuasa:
1. Pola Makan Sahur yang Cerdas
Asupan saat sahur sangat memengaruhi aroma napas sepanjang hari. Masyarakat diimbau untuk menjadi konsumen cerdas dengan memilih bahan pokok yang segar dan berkualitas.
- Perbanyak Serat: Konsumsi buah dan sayur saat sahur membantu merangsang produksi air liur sebagai pembersih alami mulut.
- Hidrasi Cukup: Pastikan minum air putih yang cukup saat sahur untuk mencegah mulut kering yang memicu bakteri penyebab bau.
- Hindari Bau Menyengat: Kurangi makanan dengan aroma tajam seperti bawang agar tidak membekas hingga siang hari.
2. Kebersihan Mulut Ekstra
Menyikat gigi saja tidak cukup. Para pakar kesehatan mengingatkan pentingnya membersihkan lidah dan sela-sela gigi.
- Sikat Gigi Setelah Sahur: Lakukan pembersihan menyeluruh segera setelah makan sahur berakhir.
- Bersihkan Lidah: Lapisan putih pada lidah sering kali menjadi sumber utama bau tidak sedap.
3. Hindari Kebiasaan Buruk dan Zat Adiktif
Pakar kesehatan mengingatkan bahwa penggunaan rokok konvensional maupun rokok elektronik (vape) dapat memperburuk kondisi kesehatan mulut.
- Bahaya Residu Kimia: Paparan zat kimia dari aerosol rokok elektronik dapat merusak ekosistem mulut dan memicu aroma tidak sedap yang menetap.
- Risiko Kesehatan: Selain bau mulut, penggunaan produk adiktif ini berisiko menimbulkan dampak kesehatan jangka panjang bagi generasi muda.
4. Dimensi Spiritual dan Sosial
Menjaga kesegaran napas juga merupakan bagian dari menjaga martabat di ruang publik. Sebagaimana pesan dalam tarawih perdana di Masjid Negara IKN, kebersihan fisik yang dibarengi dengan niat yang lurus akan membuat ibadah terasa lebih nyaman dan khusyuk bagi diri sendiri maupun orang di sekitar.
BACA JUGA
