Tol Balikpapan–IKN Ditutup Sementara, Warga Sempat Rasakan Akses Lebih Singkat ke IKN

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Jalan Tol Balikpapan–Ibu Kota Nusantara (IKN) yang menghubungkan Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan kawasan pembangunan IKN resmi ditutup sementara mulai Minggu (4/1/2025) pukul 18.00 WITA.

Pemerintah melakukan penutupan karena ruas tol tersebut masih berstatus fungsional terbatas dan memerlukan evaluasi lanjutan.
Sebelum penutupan berlaku, antusiasme masyarakat terlihat tinggi.

Pantauan di Gerbang Tol KM 8 Karang Joang, Balikpapan, Minggu sore, arus kendaraan terpantau padat. Kendaraan roda dua maupun roda empat silih berganti melintas dari arah Balikpapan menuju kawasan IKN maupun sebaliknya.

Bagi banyak pengguna jalan, keberadaan tol ini sempat menjadi solusi nyata untuk memangkas waktu tempuh. Akses menuju PPU dan kawasan IKN terasa jauh lebih cepat dibandingkan jalur reguler yang selama ini digunakan warga.

Sejumlah pengguna berharap penutupan tidak berlangsung lama. Tol Balikpapan–IKN dinilai sangat membantu mobilitas, terutama bagi warga yang memiliki aktivitas rutin ke PPU maupun lokasi proyek pembangunan IKN.

Namun di sisi lain, sebagian pengguna juga mencatat masih adanya pekerjaan yang perlu disempurnakan. “Masih ada gelombang-gelombang di beberapa titik, jadi terasa kurang nyaman saat melintas,” ujar salah seorang pengendara, Rendi Ismail.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kalimantan Timur, Yudi Hardiana, mengatakan antusiasme masyarakat memang sangat tinggi sejak tol difungsionalkan secara terbatas pada 20 Desember 2024.

“Ini sudah hari ke-16 sejak tol dibuka secara fungsional terbatas. Panjangnya sekitar 50,2 kilometer. Selain ingin mencoba, masyarakat juga merasakan akses ke IKN menjadi jauh lebih dekat,” kata Yudi.

Terkait kelanjutan operasional, Yudi menegaskan pihaknya masih menunggu persetujuan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Direktorat Jenderal Bina Marga untuk pembukaan fungsional lanjutan ke arah barat.

Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Pembangunan IKN II, Alfin Jerry, mengungkapkan tingginya volume kendaraan selama masa operasional terbatas. Selama 16 hari, tercatat sekitar 90.000 kendaraan telah melintas di ruas tol Balikpapan–IKN.
“Rata-rata per hari antara 4.000 hingga 5.000 kendaraan,” ujarnya.

Menurut Alfin, selama periode tersebut tidak ditemukan kendala berarti. Insiden yang terjadi hanya bersifat ringan, seperti ban kendaraan pecah atau kendaraan kehabisan bahan bakar di dalam ruas tol.

Ke depan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari penyempurnaan rambu lalu lintas, penyelesaian lapisan perkerasan jalan hingga AC-WC, serta pelebaran di sejumlah titik.

Ruas Tol Balikpapan–IKN diharapkan dapat kembali difungsionalkan dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman, khususnya menjelang arus mudik Lebaran sekitar awal Maret 2025.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses