Ucap Sumpah di Atas Alkitab, Thomas Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com — Thomas Djiwandono resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung Sunarto di Jakarta, Senin (9/2/2026). Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa jabatan Thomas untuk periode 2026 hingga 2031.
Pengangkatan Thomas didasarkan pada Surat Keputusan Presiden RI Nomor 10/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Ia dilantik dan mulai menjalankan tugas terhitung sejak pengucapan sumpah dan janji jabatan.
Dalam prosesi pelantikan, Thomas mengucapkan sumpah dengan meletakkan tangan di atas Alkitab. Ia menyatakan kesediaannya menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Deputi Gubernur BI dengan penuh tanggung jawab.
“Ya Bersedia. Saya berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Deputi Gubernur BI dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” katanya saat mengucapkan sumpah di Mahkamah Agung, dikutip dari Suara, jaringan inibalikpapan.com.
Thomas juga menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu kepada pihak mana pun dalam menjalankan jabatannya.
“Saya untuk menjadi deputi gubernur Bank Indonesia langsung ataupun tidak langsung dengan nama dan dalih apapun, tidak memberikan atau menjanjikan untuk memberikan sesuatu kepada siapapun juga. Saya berjanji bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini tidak akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga sesuatu janji atau pemberian dalam bentuk apapun,” katanya.
Selain itu, ia menyatakan kesetiaannya terhadap negara dan konstitusi dalam menjalankan amanah sebagai pejabat bank sentral.
“Saya berjanji bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban deputi gubernur BI dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Saya berjanji bahwa saya akan setia terhadap negara konstitusi dan haluan negara,” tandasnya.
Thomas terpilih sebagai Deputi Gubernur BI setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI. Dalam proses tersebut, ia bersaing dengan dua kandidat lain yang telah lama berkarier di Bank Indonesia.
Ia menggantikan posisi Juda Agung yang sebelumnya mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur BI dan kemudian dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan. Pergantian tersebut menjadi bagian dari penataan jabatan di sektor keuangan nasional.***
BACA JUGA
