Ujian Berat di Ternate, Borneo FC Wajib Curi Poin Demi Rebut Kembali Puncak Klasemen

Penyerang Borneo FC Mariano Peralta / FB Borneo FC
Penyerang Borneo FC Mariano Peralta / FB Borneo FC

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda terpaksa turun ke posisi kedua klasemen sementara Super League 2025/2026, usai Persib Bandung menumbangkan PSM Makassar 1-0, Sabtu 27 Desember 2025.

Kemenangan Maung Bandung atas Juku Eja, membuat mereka menggeser Pesut Etam dari singgasana, meski kedua tim sama-sama mengoleksi 34 poin.

Kini, nasib Borneo FC berada di tangan sendiri. Jika mampu menahan imbang atau bahkan menaklukkan tuan rumah Malut United FC di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu 28 Desember 2025 petang, Pesut Etam berpeluang kembali merebut puncak klasemen dan menutup tahun 2025 sebagai pemimpin liga.

Namun misi itu jelas bukan pekerjaan mudah. Malut United tengah tampil garang dan tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir, termasuk saat membungkam Persib Bandung 2-0 di kandang.

Rekam jejak tersebut menjadikan Stadion Gelora Kie Raha Ternate sebagai salah satu markas paling angker di Super League musim ini.

Sebaliknya, Borneo FC justru datang dengan tren negatif. Dalam tiga laga terakhir, anak asuh Fabio Lefundes gagal meraih kemenangan, menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Rentetan hasil minor itu menjadi alarm keras bagi Pesut Etam yang sebelumnya tampil dominan sejak pekan pertama hingga pekan ke-11.

Salah satu pekerjaan rumah terbesar Borneo FC adalah penyelesaian akhir. Dalam beberapa laga terakhir, sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.

Situasi ini memaksa Fabio Lefundes melakukan evaluasi serius, termasuk mengembalikan kepercayaan diri Mariano Peralta dan kawan-kawan agar kembali tampil efektif dan tajam di lini depan.

Laga kontra Malut United pun menjadi pertaruhan besar: apakah Borneo FC mampu bangkit di tengah tekanan dan kembali ke jalur kemenangan, atau justru semakin tersendat-sendat dalam persaingan papan atas.

Bagi Pesut Etam, mencuri poin di Ternate bukan sekadar target pertandingan, melainkan kunci untuk mengamankan posisi puncak dan menutup tahun 2025 dengan kepala tegak.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses