Ujian Persiba Balikpapan di Lamongan: Terhimpit Isu Gaji dan Puasa Kemenangan, Mampukan Selicin Minyak Bangkit?
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Persiba Balikpapan akan menghadapi ujian mental yang sesungguhnya saat melawat ke markas Persela Lamongan dalam lanjutan Championship 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Surajaya, Minggu (4/1/2026) petang ini, menjadi pertaruhan harga diri skuat Beruang Madu di tengah badai krisis yang melanda klub.
Kondisi tim kebanggaan warga Balikpapan ini sedang di titik nadir. Selain terdampar di papan bawah, isu tunggakan gaji pemain selama tiga bulan terakhir menjadi awan mendung yang mengancam motivasi bertanding skuat “Selicin Minyak”.
Misi Mustahil di Kandang Laskar Joko Tingkir
Pelatih Persiba, Muhammad Nasuha, menyadari bahwa mencuri poin dari markas Persela bukan perkara mudah. Terlebih, tuan rumah sedang dalam tren positif di bawah asuhan pelatih baru, Ragil Sudirman.
“Pertandingan hari ini sangat penting bagi kami. Dalam sepak bola tidak ada yang mustahil. Meski berada dalam keterbatasan, saya berharap semangat tim untuk meraih poin di Lamongan tidak surut,” ujar Nasuha (3/1).
Nasuha menekankan anak asuhnya untuk tetap fokus dan mewaspadai “efek pelatih baru” yang dibawa Persela, yang diprediksi akan membuat Laskar Joko Tingkir tampil lebih agresif di hadapan pendukungnya sendiri.
Rapor Merah dan Puasa Menang 70 Hari
Skuat Persiba yang dipimpin Lorensius Amanat Sabda datang ke Jawa Timur dengan beban berat. Rasa percaya diri pemain hancur usai menelan kekalahan beruntun di dua laga kandang sebelumnya.
Catatan statistik menunjukkan penurunan performa yang mengkhawatirkan:
- 6 Pertandingan Terakhir: Persiba gagal meraih satu pun kemenangan.
- Kemenangan Terakhir: Terjadi pada 26 Oktober 2025 (pekan ke-7) saat melibas Persiku Kudus 3-0 di Stadion Batakan.
- Klasemen: Kini Persiba terdampar di papan bawah dengan koleksi minim, hanya 11 poin.
Pertaruhan Profesionalisme di Tengah Krisis
Laga sore nanti bukan sekadar mengejar tiga poin, melainkan pembuktian profesionalisme para pemain. Publik Balikpapan kini menanti, apakah Lorensius dkk mampu mengesampingkan persoalan finansial demi memutus rantai kekalahan, atau justru semakin tenggelam di zona degradasi.
Dukungan dan doa suporter setia tetap mengalir, berharap ada mukjizat di Stadion Surajaya agar Persiba bisa membawa pulang poin dan mengembalikan martabat tim yang sedang terluka.
BACA JUGA
