UMKM Padati Pelatihan Konten Viral di Balikpapan, Belajar Bikin Video Estetik Cuma Modal HP
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com,— Suasana di Gedung Galeri UMKM Balikpapan, Kamis (27/11/2025), tampak ramai sejak pagi. Sekitar 100 pelaku UMKM dari berbagai sektor tumplek jadi satu mengikuti pelatihan “Cara Bikin Konten Estetik & Viral Cuma Modal HP” yang digelar Akademi Pengembangan Mandiri (Eduapm) dan Majukan Skill.
Pelatihan dibagi dua sesi, pagi pukul 09.30–12.00 WITA dan siang pukul 13.30–16.00 WITA. Meski dibagi dua, antusias pesertanya tetap sama—ramai dan penuh sampai akhir acara.
Pemateri Yudistiransyah memandu peserta membuat konten Reels dan TikTok dengan teknik transisi rapi serta cara bikin caption yang lebih ‘nendang’. Ia juga menjelaskan strategi pemasaran online yang bisa dilakukan hanya bermodal smartphone.Peserta juga langsung praktik bikin konten di tempat, mengikuti arahan langkah demi langkah dari pemateri.
Tak cuma soal konten, pelatihan ini juga diramaikan tim Indibiz Telkom Indonesia. Mereka hadir memberikan penguatan materi bertema “Konektivitas Andal, Bisnis Optimal.” Cahyo Subekti dari Digital Marketing Operation menjelaskan layanan Indibiz sebagai solusi digital terintegrasi untuk UMKM.
“Indibiz ini layanan dari Telkom Indonesia untuk bantu UMKM memaksimalkan potensi digital bisnisnya,” kata Cahyo.
Usai pemaparan Cahyo, giliran Fathimah Az Zahrah dari tim Wifi & FBB Legacy Sales memberi penjelasan teknis. Ia juga menampilkan simulasi cara melakukan input order berlangganan layanan. Ia menegaskan bahwa prosesnya dibuat sesederhana mungkin agar mudah dipahami pelaku usaha.
“Kami ingin memastikan UMKM tidak hanya tahu manfaatnya, tapi juga memahami cara mendaftar dan menggunakan layanan Indibiz dengan benar. Semua langkah sudah kami sederhanakan agar mereka bisa langsung praktik,” ujar Fathimah.
Dengan kolaborasi ini, harapannya pelatihan bisa mendorong UMKM Balikpapan makin percaya diri memanfaatkan media sosial dan teknologi digital. Dengan konten yang lebih menarik dan konektivitas yang mumpuni, UMKM punya peluang lebih besar memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing di ranah digital.
BACA JUGA

