Upacara Pembukaan Pelatihan Bela Negara 2025, Ormas Balikpapan Mantapkan Komitmen Jaga NKRI

Upacara Pembukaan Pelatihan Bela Negara 2025
Peserta pelatihan Bela Negara 2025 mengikuti apel pembukaan di Mako Dodikjur Rindam VI/Mlw, Balikpapan Timur, Jumat (14/11/2025). Foto: Ist

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com,- Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara 2025 resmi dibuka pada Jumat (14/11/2025) di Halaman Mako Dodikjur Rindam VI/Mlw, Jalan Mulawarman, Manggar Baru, Balikpapan Timur. Upacara dimulai pukul 08.38 Wita dan berlangsung khidmat.

Dengan mengusung tema “Gelorakan Bela Negara untuk Indonesia Maju — Bela Negara, Hak dan Kewajibanku,” upacara dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi, sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kapten Inf Suyanti dipercaya sebagai Komandan Upacara. Sekitar 60 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan di Balikpapan hadir dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, Sutadi menekankan bahwa bela negara bukan hanya soal kegiatan fisik, tapi juga komitmen setiap warga untuk menjaga keutuhan NKRI. Ia mengingatkan bahwa tantangan saat ini semakin beragam, mulai dari maraknya disinformasi hingga ancaman radikalisme dan potensi perpecahan sosial.

“Bela negara bisa diwujudkan melalui banyak cara, antara lain menjaga persatuan, mematuhi hukum, berperan aktif dalam pembangunan, serta melawan segala bentuk intoleransi yang mengancam persatuan bangsa,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung 14–20 November 2025 dan diikuti 34 peserta dari berbagai ormas di Balikpapan. Para peserta tampak antusias dan siap mengikuti seluruh rangkaian materi hingga selesai.

Materi yang disiapkan mencakup wawasan kebangsaan, pemahaman nilai Pancasila, penguatan karakter, serta kemampuan dasar yang mendukung ketahanan nasional. Harapannya, para peserta nantinya bisa menjadi teladan di lingkungan masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Dari Balikpapan untuk Indonesia Tangguh. Cinta Tanah Air dan Setia pada Pancasila,” tegas Sutadi menutup sambutannya.

Harapannya, melalui kegiatan ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tangkal terhadap berbagai ancaman yang bisa memicu disintegrasi bangsa.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses